Hukrim
Cerita Hartono Ditipu Berkali-kali oleh Suami yang Gadaikan Istri Rp 250 Juta
Sabtu, 15 Jun 2019 10:23
Namun, selain itu, Hartono mengungkapkan jika dirinya sering ditipu oleh Hori. Kejadian ini berawal saat Hartono bekerja di Malaysia. Saat itu, Hori sempat menyusulnya ke negeri Jiran untuk meminjam uang berdalih modal bisnis kayu sengon.
"Saya 2006 ke Malaysia. Kerja bangunan. Penghasilannya 3.000 ringgit, sekitar Rp 9 juta per bulannya. Hori ke sana, ke Malaysia. Kenal dari kampung situ, pas di Malaysia bilang mau buka bisnis. Cuma 4 bulan itu (di Malaysia)," kata Hartono saat ditanya polisi di Polres Lumajang, Sabtu (15/6/2019).
Hartono pun memberi pinjaman Rp 10 juta pada Hori. Namun, Hartono tak bisa merasakan hasil dari penjualan kayu sengon tersebut.
"Tak ada marah, ya nagih biasa. Saya masih di Malaysia. Dikirim gambarnya saja, saya melihat gambarnya saja sengonnya sudah besar. Pas sampai sini sudah ndak ada," imbuhnya.
Tak selesai di situ, Hori pun meminjam lagi uang pada Hartono untuk membuka bisnis tambak udang di Banyuwangi. Hori menjanjikan keuntungan Rp 5 juta setiap bulan kepada Hartono, tetapi uang tersebut tak diterima Hori.
"Pinjam lagi buat bisnis di Banyuwangi tambak udang. Awalnya berdua sama Hori. Ditipu itu belum tahu," lanjut Hartono.
Sementara itu, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan pihaknya menemukan berbagai fakta baru. Arsal menyebut tidak menutup kemungkinan kasus ini bisa masuk ke ranah penipuan.
"Dari interogasi yang saya lakukan, kemungkinan ada unsur penipuan yang dilakukan oleh tersangka Hori kepada Hartono, yang menjanjikan adanya bisnis yang dijalankan, tapi saksi istri Hori sendiri mengatakan kalau Hori tidak pernah ada bisnis tambak udang. dan uang yang dipinjam dari hartono dipakai untuk judi," pungkas Arsal.
Satu tahun berlalu, Hori ingin menebus utangnya kepada Hartono. Tapi Hori tak mempunyai uang. Hori bermaksud menebus utangnya dengan sebidang tanah agar istrinya bisa diambil. Namun niat Hori tak diterima Hartono. Hartono tak ingin uangnya ditebus dengan sebidang tanah, harus ditebus dengan uang. Penolakan itu membuat Hori kecewa.
Hukrim
Awal Pekan, Sebagian Besar Wilayah Riau Diguyur Hujan dari Sore hingga Malam
PEKANBARu- BMKG Stasiun Meteorologi Pekanbaru memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedMasyarakat juga diimbau mewaspadai potensi
PELALAWAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap empat kasus peredaran narkotika dalam operasi intensif yang berlangsung pada 2–3 Mei 2026.
PELALAWAN-Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap empat kasus peredaran narkotika dalam operasi intensif yang berlangsung pada 2â€"3 Mei 2026.Sejumlah pelaku diamankan di lokasi berbeda, mu
Bupati-Inhil-Herman-Dorong-Konsolidasi-Politik-di-Muscab-IX-PPP
Indragiri Hilir-Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan pentingnya konsolidasi partai politik dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX P
IHSG dan Rupiah Kompak Melemah, Cermati Data Ekonomi Pekan Ini
Sejumlah sentimen global dan domestik mempengaruhi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sela
May Day, Megawati: Buruh Bukan Sekadar Faktor Produksi dalam Angka Ekonomi
JAKARTA - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menegaskan, kaum buruh bukan sekadar faktor produksi dalam angka ekonomi. Baginya, kelas pekerja menjadi orientasi kemandirian ba