Sabtu, 25 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Diduga Hina Institusi, Giliran Polri Laporkan Oknum Wartawan Pekanbaru

Diduga Hina Institusi, Giliran Polri Laporkan Oknum Wartawan Pekanbaru

Selasa, 08 Des 2015 15:11
Beberapa perwakilan kepolisian membuat laporan resmi ke SPKT Polda Riau, Selasa siang
PEKANBARU - Beberapa orang perwakilan kepolisian, melaporkan tindak pencemaran nama baik, yang diduga dilakukan oknum wartawan, saat terjadi keributan di Gelanggang Remaja, Sabtu (5/12/2015) siang. Keributan itu, berujung dengan terlukanya seorang wartawan media online Riau, Zuhdy Febriyanto.

Dari pantauan, laporan ini dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau, Selasa (8/12/2015) siang, yang diwakili oleh beberapa orang polisi dari Polresta Pekanbaru. Kedatangan mereka bukan mewakili pribadi, melainkan institusi kepolisian, karena saat kejadian (keributan,red), oknum polisi itu berada di lokasi.

"Mereka bukan mewakili pribadi, melainkan institusi kepolisian di seluruh Indonesia, terkait dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik institusi kepolisian pada saat keributan (Sabtu siang,red) terjadi, dimana diduga ada kata-kata yang kurang pantas dilontarkan," ujar Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Sugeng Putut Wicaksono membenarkan.

Laporan ini dibuat, setelah kepolisian melihat rekaman pada saat bentrokan terjadi, dimana diduga terdapat unsur penghinaan. Penghinaan itu yang akhirnya menyulut emosi beberapa oknum polisi, hingga berujung pada pemukulan terhadap seorang jurnalis media online bernama Zuhdy Febriyanto.

"Kita lihat hasil rekamannya, setelah kita telaah, ada unsur penghinaan terhadap institusi Polri, rekaman itu yang kita jadikan dasar laporan, serta kesaksian polisi di lapangan," sambung Putut saat dihubungi melalui telepon selulernya Selasa siang. "Mereka (yang melapor,red) ini kebetulan juga ada di lokasi kejadian, mereka melihat dan mendengar langsung," tukasnya.

Sebelumnya, pihak media (Zuhdy Febriyanto,red), juga melapor ke SPKT Polda Riau, terkait dugaan pelanggaran kode etik dan tindak penganiayaan yang dilakukan oleh beberapa orang oknum kepolisian, yang menyebabkan dirinya mendapat dua jahitan di kepala, dan memar di punggung. Saat itu Zuhdy juga didampingi beberapa orang perwakilan organisasi pers dan LBH.(grc)
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Jul 2026 20:03

    Hari Anak Nasional, Ratusan Pelajar Kunjungi Istana Kepresidenan

    JAKARTA â€" Suasana Istana Kepresidenan Jakarta dipenuhi antusiasme ratusan pelajar SMAN 55 Jakarta yang mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" pada Kamis (23/7/2026). Kunjungan yang bertepatan

  • Kamis, 23 Jul 2026 19:50

    PPATK Ungkap Modus Baru Judol, Deposit via QRIS Disamarkan Lewat Merchant Fiktif

    JAKARTA â€" Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap adanya modus baru transaksi judi online. Menurut PPATK, semakin banyak pelaku yang memanfaatkan Quick Response Code Indon

  • Kamis, 23 Jul 2026 19:46

    Pedagang, Pembeli Serta Penyimpan Narkotika Digulung Polisi Sektor LBJ, Tiga Pria Tak Berkutik

     INHU â€" Gencar memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau melalui Polsek Lubuk Batu Jaya (LBJ) kembali mencetak hasil positif. Gabungan tim operasi

  • Rabu, 22 Jul 2026 15:01

    Kejagung Tak Tutup Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang Terkait Kasus MBG

    Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan kesempatan untuk memeriksa nanik S. Deyang, mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), dalam penyidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan Program Makan Bergi

  • Rabu, 22 Jul 2026 14:57

    Masih Sering Balap Liar, Kasat Lantas Polres Bengkalis Ingatkan Ada Sanksi Pinada Kurungan

    BENGKALIS - Aksi balap liar masih sering terjadi dan ditertibkan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis. Pelaku balap liar yang didominasi remaja ini seakan tidak pernah jera untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki