Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dinas PU Inhu Minim Pengamanan, Dalam Sehari Dua Mobil Jadi Korban Aksi Pecah Kaca

Dinas PU Inhu Minim Pengamanan, Dalam Sehari Dua Mobil Jadi Korban Aksi Pecah Kaca

Jumat, 14 Agu 2015 08:30
Google
Ilustrasi
RENGAT-Akibat lemahnya pengamanan pada instansi-instansi pemerintah, membuat para pencuri leluasa dalam menjalankan aksinya. Seperti kejadian modus pecah kaca yang terjadi di lingkungan kantor PU Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Kamis (13/8/2015).

 Tak tanggung-tanggung, pada hari dan kantor yang sama, kasus pencurian dengan pemberatan modus pecah kaca mobil tersebut dialami oleh dua korban. Salah satu diantaranya Mas'ad yang juga merupakan pegawai kantor tersebut.

"Dalam satu hari ini, terjadi dua kali kejadian, yakni mobil Kijang Inova warna putih BM 1255 BF milik Ishak Marhaban yang merupakan Direktur PT Laras Surya Mandiri dan mobil Kijang Grand BM 1466 BA yang merupakan milik Mas'ad yang juga pegawai di kantor PU", ujar korban Mas'ad saat dijumpai dilokasi kejadian.

Disebutkannya, kejadian itu baru diketahui korban sekitar pukul 14.00 WIB saat korban akan pergi ke Rengat dengan menggunakan mobil tersebut. Namun, saat dirinya naik kemobil, ia kaget melihat kaca pintu tengah sebelah kiri mobilnya itu telah pecah.

"Sejaksaya masuk kantor sejak pagi tadi, mobil itu saya parkirkan dihalaman depan kantor, namun begitu saya akan pergi ke Rengat untuk menyaksikan lomba gerak jalan, tiba-tiba kaca mobil saya sudah pecah. Dan saat dikroscek, ternyata satu buah tas yang berisikan KPE (Kartu Pegawai Elektronik), buku tabungan serta beberapa surat penting yang ada didalamnya raib", ujarnya menerangkan.

Sementara itu, korban lain Beni yang merupakan adik dari Dirut PT Laras Surya Mandiri menyebutkan bahwa, mobil tersebut baru diparkirkannya dua jam sebelum kejadian. Saat itu dirinya akan melakukan pengurusan proyek ke Dinas PU.

"Begitu urusan saya selesai, saya langsung kembali ke mobil dan saya langsung kaget melihat kaca bagian samping kiri mobil sudah pecah. Saat dicek, ternyata 1 unit laptop dan sebuah tas yang berisikan sertifikat tanah raib digondol maling",pungkasnya.

Atas kejadian yang menimpa keduanya korban, Kejadian ini akan mereka laporkan ke Polsek Rengat Barat untuk dilakukan penyelidikan terhadap pelaku dalam kasus ini.(grc)
Hukrim
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 09:00

    PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho

  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.