Diperkosa Bapak Tiri, Gadis 17 Tahun di Kateman Hamil 7 Bulan
Laporan: Aditya Prahara
Rabu, 05 Agu 2015 08:58
Peristiwa yang telah berlangsung sejak awal tahun 2015 ini, baru diketahui oleh tante korban Ma pada 2 Agustus lalu, yang merasa curiga karena melihat perut korban membesar.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak kepolisian, kejadian tersebut berawal pada Bulan Januari lalu sekitar pukul 20.00 WIB.Dimana, saat itu korban sedang berada di dalam kamar bersama dengan adiknya dan tiba-tiba pelaku AS, yang merupakan bapak tiri korban memanggil dan mengajak korban ke dapur.
"Sesampainya di dapur, pelakumengajak korban untuk berhubungan badan, namun permintaan pelaku ditolak oleh korban, selanjutnya pelaku mengancam korban dengan mengatakan akan membunuh korban, apabila korban tidak menuruti kemauan pelaku," tutur Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono melalui Paur Humas, IPTU Warno kepada awak media, Selasa (4/8/2015).
Selanjutnya, pelaku menarik baju korban dan mengakibatkannya terjatuh. Setelah itu, pelaku langsung membaringkan korban di lantai dan memaksa korban berhubungan badan layaknya suami isteri.
"Kemudian, seminggu sesudahnya ketika korban sedang tidur di dalam kamar, tiba-tiba terbangun karena pelaku membuka pakaian korban. Saat itu, korban kembali menolak, namun pelaku kembali mengancam korban, sehingga kembali terulang kejadian serupa," tambahnya.
Setelah berlalu cukup lama, akhirnya pada Minggu (2/8/2015) tante korban merasa curiga, karena perut korban membesar, dan membawa korban ke klinik di Desa Sari Mulya Kecamatan Kateman, untuk memeriksa kondisi korban.
"Dari hasil pemeriksaan oleh bidan, diketahui korban sedang hamil sekitar 7 bulan. Setelah didesak oleh pihak keluarga, korban pun menjelaskan bahwa yang menghamilinya adalah bapak tiri korban AS," terangnya.
Kemudian, pada Selasa (4/8/2015) korban didampingi oleh tantenya melaporkan kasus tersebut ke Polsek Pelangiran.
"Mendapat laporan itu, personil Polsek Pelangiran langsung bergerak cepat dan mengamankan pelaku, guna penyidikam lebih lanjut," imbuhnya. (dit)
Hukrim
HMI Pekanbaru Desak Evaluasi Total MBG Hingga RUU TNI-Polri
PEKANBARU (CAKAPLAH) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Riau, Jumat (19/06/2026).Dalam aksi tersebut, HMI Pekanbaru menya
Bawaslu Riau Konsolidasikan Demokrasi dengan Parpol, PAN Jadi Kunjungan Perdana
PEKANBARU (CAKAPLAH) â€" Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau memulai langkah konsolidasi demokrasi dengan partai politik. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi
Aksi Simbolis 'Uang Receh' Jurnalis Riau Disambut Sikap Terbuka Kabid Humas Polda dan Berkomitmen Tingkatkan Sinergi
PEKANBARU - Dinamika hubungan kemitraan antara awak media dan kepolisian menemui titik temu melalui ruang dialog tatap muka. Puluhan jurnalis yang bertugas di lingkungan Kepolisian Daerah Riau menyamp
Pendaftaran Siswa Baru SMA dan SMK Riau Ditutup, Puluhan Ribu Pelajar Tunggu Hasil
PEKANBARU - Tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 resmi ditutup Jumat (19/6/2026) pukul 13.00 WIB. Saat ini seluruh seko
Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin Roy Suryo dan Dokter Tifa agar Tak Ditahan
JAKARTA â€" Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsuddin, menyatakan kesiapannya menjadi penjamin bagi Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa yang berstatus tersangka,