Selasa, 14 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dugaan Korupsi Dinas BMSA Inhil, Kepolisian dan Kejaksaan adu Cepat Selamatkan Uang Negara

Dugaan Korupsi Dinas BMSA Inhil, Kepolisian dan Kejaksaan adu Cepat Selamatkan Uang Negara

Laporan: Aditya Prahara
Minggu, 06 Sep 2015 18:21
net
Ilustrasi
TEMBILAHAN - Dugaan adanya penyalahgunaan uang negara di Dinas Pekerjaan Umum yang sudah berganti nama menjadi Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSA) Kabupaten Indragiri Hilir ternyata menarik dua instansi penegak hukum, Kepolisian dan Kejaksaan.

Tidak tanggung-tanggung, adanya dugaan korupsi pada 12 paket pekerjaan perbaikan jalan di Kota Tembilahan tahun 2014 lalu ini membuat masing-masing instansi adu cepat dan adu kuat untuk menyelamatkan uang negara.

Diketahui, pada tanggal 18 agustus 2015 lalu, Tim Tipikor Polda Riau telah menggeledah Dinas Bina Marga dan SDA untuk meminta berkas-berkas yang diperlukan untuk penyelidikan.

"Menariknya, pihak kejaksaan juga telah lama membidik kasus yang sama. Sayangnya, kejaksaan kurang cepat hingga kedahuluan tim Tipikor Polda Riau. Meski demikian, pihak kejaksaan masih terus melanjutkan penyelidikan, bahkan telah memanggil beberapa pejabat yang bersangkutan," ungkap Firmansyah Saini, Ketua LSM Perjuangan Anak Negeri, Minggu (6/9).

Firmansyah senang jika kedua instansi penegak hukum ini sangat antusias memberantas penyakit yang sudah terlanjur menjamur di kalangan pemerintahan ini. Menurutnya, dengan kejadian ini kasus korupsi di Inhil semakin banyak terungkap agar makin banyak uang negara yang diselamatkan.

"Kini tinggal menunggu hasil penyelidikan kedua instansi. Meski tertinggal, Kejaksaan telah menunjukkan langkah maju dengan memanggil pejabat terkait. Sedangkan Tim Tipikor Polda Riau setelah mendapatkan data tersebut hingga kini belum ada ekspos adanya pemanggilan terhadap pejabat atau kontraktor terkait," sebutnya.

Atas kejadian tersebut, Firmansyah berharap pihak kepolisian untuk bekerjasama dengan kejaksaan untuk menyelesaikan dugaan adanya kasus korupsi tersebut. "Atas pemanggilan oleh Kejaksaan kepada pihak terkait, saya menilai jika kejaksaan lebih 'berani' untuk membongkar dugaan kasus korupsi yang disinyalir banyak tokoh kuat di Inhil akan terlibat," sebutnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tembilahan Lulus Mustofa SH MH, melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel Novriansyah, Rabu (2/9). Novri membenarkan jika pihaknya tengah melakukan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) terhadap kasus tersebut.

Sejauh ini, pihaknya mengaku sudah memanggil pejabat di Bina Marga Dan Sumber Daya Air
kabupaten Inhil dan pihak kontrkator untuk dimintai keterangan. Namun Kejari belum bersedia membeberkan siapa-siapa saja pejabat di Bina Marga Dan Sumber Daya Air
kabupaten Inhil yang sudah dipanggil dan dimintai keterangan.

"Benar kita sudah melakukan pemanggilan dan meminta keterangan dari Kabid (Kepala Bidang) di Dinas Bina Marga,"kata Novriansyah seraya menyebut pemanggilan tersebut dilakukan pihaknya pada Senin (31/8) lalu. (dit)
Hukum
Berita Terkait
  • Selasa, 14 Jul 2026 11:51

    PHR Tingkatkan Kapasitas Gardu Induk Libo Jadi 24,5 MVA, Dukung Produksi Migas Zona Rokan

    SIAK-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memperkuat infrastruktur kelistrikan di Lapangan Libo, Kabupaten Siak, Riau, melalui proyek Libo Substation Upgrade.Proyek ini meningkatkan kapasitas gardu induk Lib

  • Selasa, 14 Jul 2026 11:19

    PTPN IV Regional III-Kejati Riau Perkuat Sinergi Kawal Transformasi Bisnis Berkelanjutan

    PEKANBARU-PTPN IV Regional III bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali memperkuat sinergitas kedua belah pihak, yang kali ini ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penanganan M

  • Selasa, 14 Jul 2026 11:17

    Banyak Laporan Dugaan Aktivitas LGBT, Pemko Pekanbaru Siapkan Tindakan Tegas

    PEKANBARU-Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar menegaskan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru siap mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas LGBT yang dinilai meresahkan masyarakat. Penegasan itu

  • Selasa, 14 Jul 2026 11:03

    Soroti Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief Minta Kemenhan dan KKP Cari Solusi

    JAKARTA-Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan DPR RI, Hendry Munief, menyoroti kondisi ribuan warga Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang bekerja di Malaysia

  • Selasa, 14 Jul 2026 10:58

    Junjung Prinsip Setiap Siswa Berharga, Sekolah Rakyat Gandeng ESQ Perluas Pemetaan Talenta Siswa

    Pada tahun ajaran 2026/2027, program pemetaan bakat dan minat untuk siswa Sekolah Rakyat akan semakin diperkuat. Dalam rangka penerimaan peserta didik baru, siswa-siswa tersebut akan menjalani tes Tal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki