Selasa, 14 Jul 2026
PHR Tingkatkan Kapasitas Gardu Induk Libo Jadi 24,5 MVA, Dukung Produksi Migas Zona Rokan
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 14 Jul 2026 11:51
SIAK-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) memperkuat infrastruktur kelistrikan di Lapangan Libo, Kabupaten Siak, Riau, melalui proyek Libo Substation Upgrade.
Proyek ini meningkatkan kapasitas gardu induk Libo dari 10,5 MVA menjadi 24,5 MVA guna mendukung pengembangan sumur baru sekaligus menjaga keberlanjutan produksi migas di Wilayah Kerja (WK) Rokan.
Peningkatan kapasitas sebesar 14 MVA tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan listrik yang terus meningkat, terutama di area Libo Southeast yang menjadi salah satu fokus pengembangan sumur produksi dan sumur injeksi.
Keandalan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam mendukung operasional berbagai fasilitas produksi, seperti Electrical Submersible Pump (ESP) dan Water Injection Pump (WIP). Dengan pasokan energi yang stabil, proses produksi minyak dapat berjalan lebih optimal.
General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, mengatakan penguatan infrastruktur kelistrikan merupakan bagian dari upaya menjaga kinerja produksi migas di WK Rokan.
"Melalui Libo Substation Upgrade, PHR memastikan pasokan listrik yang andal untuk mendukung pengoperasian sumur-sumur baru dan mengoptimalkan produksi migas bagi kebutuhan energi nasional," ujar Andre.
Ia menjelaskan, proyek tersebut berhasil diselesaikan pada Maret 2026 atau dua bulan lebih cepat dari target dalam Work Program and Budget (WP&B) 2025 yang dijadwalkan rampung pada Mei 2026. Pengerjaan proyek dilakukan bersama PT Indokomas Buana Perkasa sebagai kontraktor Engineering, Procurement and Construction (EPC).
Menurut Andre, penyelesaian proyek lebih cepat dari jadwal menjadi salah satu langkah PHR dalam menjaga keandalan operasi serta memperkuat fondasi keberlanjutan produksi migas nasional.
Secara teknis, proyek meliputi pemasangan transformator berkapasitas 14 MVA, voltage regulator 1,4 MVA, sistem proteksi dan pengukuran baru, pembangunan gedung kontrol kelistrikan, serta pemasangan jaringan kabel distribusi sepanjang sekitar 2,5 kilometer.
Seluruh fasilitas telah melalui tahapan pengujian dan commissioning sebelum dioperasikan.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Sebastian Julius, mengapresiasi penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, peningkatan infrastruktur kelistrikan menjadi langkah penting untuk mendukung keandalan operasi sekaligus pencapaian target produksi di Zona Rokan.
"Infrastruktur ini sangat berguna untuk mendukung produksi di Zona Rokan. Terus semangat one goal, untuk operasi yang andal, selamat dan efisien untuk keandalan produksi," kata Sebastian.
PHR menilai penguatan infrastruktur penunjang, termasuk sistem kelistrikan, menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Dengan kapasitas gardu induk yang lebih besar, operasional Lapangan Libo diharapkan semakin andal sehingga mampu mendukung peningkatan produksi migas dan memenuhi kebutuhan energi Indonesia.(cakaplah)
Sumber: https://www.cakaplah.com/berita/baca/138048/2026/07/14/phr-tingkatkan-kapasitas-gardu-induk-libo-jadi-245-mva-dukung-produksi-migas-zona-rokan/#sthash.tMPkNLl7.dpbs
komentar Pembaca