Sabtu, 01 Agu 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Dugaan Korupsi di Bappeda Bengkalis, Selain SPPD Tiga Kegiatan Juga Diduga Fiktif

Dugaan Korupsi di Bappeda Bengkalis, Selain SPPD Tiga Kegiatan Juga Diduga Fiktif

Laporan : Afdal Aulia
Rabu, 17 Feb 2016 15:27
Afdal Aulia
ilustrasi

BENGKALIS - Terangkatnya kasus dugaan tindak pidana korupsi di Badan Perencana dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bengkalis terus mendapat reaksi. Bahkan selain Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang diduga fiktif, juga ada tiga item kegiatan lain yang terindikasi juga fiktif.

Sesuai informasi yang didapat, ketiga item kegiatan yang diduga fiktif tersebut adalah, kegiatan pertimbangan dan kajian kebijakan bupati Bengkalis dengan anggaran Rp 794.553.000,00  menggunakan kode rekening 1.60.1.06.01.21.021. Kedua, kegiatan monitoring dan pelaporan pelaksanaan rencana pembangunan gedung daerah sebesar Rp 362.823.500,00 lewat kode rekening 1.06.1.06.01.21.013.

Sedangkan kegiatan ketiga adalah kegiatan forum koordinasi implementasi program corporate social responsibility (CSR) dengan dana Rp 211.232.800,00 rekening 1.06.1.06.01.16.008. Sementara dugaan SPPD fiktif adalah perjalanan dinas sebanyak 50 orang ASN dan pendamping Bappeda melaksanakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) di Jakarta tahun lalu.

Menyikapi hal tersebut, Direktur Eksekutif BAK-LIPUN Bengkalis Abdul Rahman S menyebut kalau memang ada informasi soal dugaan telah terjadi praktek korupsi pada 3 kegiatan tersebut, selain dugaan SPPD fiktif di Bappeda Bengkalis pada periode 2012-2014. Ia mengharapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis menelusuri kebenaran informasi tersebut. Kalau memang ada indikasi ketiga kegiatan itu fiktif atau tidak sesuai, tentu harus dilanjutkan ke tingkat penyidikan.

"BAK-LIPUN mendukung langkah Kejari Bengkalis yang mulai menangani kasus dugaan korupsi di Bappeda Bengkalis. Apalagi dilihat dari ketiga kegiatan tersebut diatas, tidak tertutup kemungkinan telah terjadi penyelewengan keuangan Negara yang nilai melebihi Rp 1 milyar,belum lagi kegiatan-kegiatan lainnya,"ujar Abdul Rahman.

Terpisah, kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Rahman Dwi Saputera yang dikonfirmasi Rabu (17/022016) membenarkan kalau pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan korupsi di tubuh Bappeda Bengkalis tersebut. Selain itu penyidik Kejari juga sudah  melakukan pemanggilan terhadap beberapa pejabat di Bappeda untuk dimintai keterangan.

"Kasus dugaan korupsi di Bappeda Bengkalis tengah kita telusuri dengan melakukan pemanggilan terhadap pejabat berkompeten di SKPD bersangkutan. Namun mereka yang dimintai keterangan masih dalam status sebagai saksi. Kasus dugaan korupsi di Bappeda ini ditangani tim penyidik Pidsus dan kasi Intel, coba konfirmasi tekhnis pemeriksaan ke kasi intel,"ungkap Rahman Dwi Saputera.

Kasus dugaan korupsi di Bappeda Bengkalis mulai menggelinding ke meja penegak hukum, setelah kasus dugaan tindak korupsi berupa SPPD fiktif di Dispenda Bengkalis dan program penelitian Bioethanol di Balitbangda Bengkalis yang sudah terlebih dahulu ditangani Kejari Bengkalis.(afd)

Hukrim
Berita Terkait
  • Sabtu, 01 Agu 2026 13:56

    Perkuat Disiplin ASN, Pemkab Jayawijaya Gencarkan Sosialisasi Presensi Digital

    Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian setempat, tengah gencar memperkuat sosialisasi peraturan bupati (perbup) ter

  • Sabtu, 01 Agu 2026 13:30

    HIMA PERSIS Pelalawan Gelar Safari Masjid, Tebar Khidmat dan Perkuat Ukhuwah

    PANGKALAN KERINCI â€" Pimpinan Daerah Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PD HIMA PERSIS) Pelalawan sukses menyelenggarakan kegiatan HIMA PERSIS Safari Masjid di Musolla Al Muhajirin, Terusan Baru, Pa

  • Sabtu, 01 Agu 2026 13:29

    Kolaborasi PBTI-TNI, Richard Tampubolon: Bukti Kesesiusan TNI Bangun Prestasi Olahraga

    JAKARTA - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) akan berkolaborasi dengan TNI dalam menyukseskan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Ja

  • Sabtu, 01 Agu 2026 13:26

    Kapolda Riau Lepas Ekspedisi Merah Putih Presisi, Sasar 17 Desa Terluar

    PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan resmi melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026 dalam apel kesiapan di Mapolda Riau, Sabtu (1/8/2026). Program ini menargetkan 17 d

  • Sabtu, 01 Agu 2026 11:49

    AS dan Israel Siapkan Serangan Besar ke Infrastruktur Energi Iran, Kapan Dimulai?

    Amerika Serikat dan Israel disebut tengah mempersiapkan sebuah operasi pengeboman besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran. Serangan tersebut dilaporkan dapat berlangsung paling cepat akhir pe

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki