Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Empat Bulan, Berkas Jamal Abdillah Tak Kunjung Lengkap

Korupsi Dana Bansos Bengkalis

Empat Bulan, Berkas Jamal Abdillah Tak Kunjung Lengkap

Senin, 10 Agu 2015 10:25
PEKANBARU-Berkas perkara dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) dengan tersangka Jamal Abdillah belum juga rampung. Sejak April lalu, berkas mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkalis itu belum dinyatakan lengkap (P21) oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

"Berkas perkara tersangka JA masih kita pelajari. Masih P19 (dilengkapi)," ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum dan Humas Kejati Riau, Mukhzan, Minggu (9/8/2015).

Mukhzan beralasan, masih ada materi perkara yang belum dilengkapi penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah (Polda) Riau. Sejak April lalu, berkas kasus yang merugikan negara Rp29 miliar itu dikembalikan ke penyidik Polda Riau.

Bahkan beredar kabar, Jamal Abdillah memiliki hubungan emosional yang erat dengan sejumlah pejabat Kejati Riau. Namun hal itu dibantah Mukhzan. "Tidak benar itu. Kita tidak kenal dengan JA. Kalau semua unsur terpenuhi, baru berkasnya dinyatakan lengkap," kata Mukhzan.

Dalam kasus ini, selain Jamal Abdillah, penyidik juga menetapkan enam orang tersangka lain. Mereka adalah dua mantan anggota DPRD Bengkalis, bupati, seorang pejabat Pemkab Bengkalis dan dua lainnya, anggota DPRD aktif.

Dana bansos seharusnya dikucurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kenyataannya, dana itu disalahgunakan untuk memperkaya seseorang dan kelompok.
(hrc)
Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.