Senin, 18 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Gembong Narkoba Pernah Bikin Ekuador Mencekam Setuju Diekstradisi ke AS

Internasional,

Gembong Narkoba Pernah Bikin Ekuador Mencekam Setuju Diekstradisi ke AS

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 12 Jul 2025 08:56
Detiknews.com
Jakarta - Pengadilan di Quito mengumumkan gembong narkoba paling terkenal di Ekuador telah setuju untuk diekstradisi ke Amerika Serikat (AS). Bos narkoba itu akan menghadapi dakwaan penyelundupan kokain dan senjata.
Dilansir AFP, Sabtu (12/7/2025), Adolfo Macias alias 'Fito' ditangkap pada bulan Juni setelah melarikan diri dari penjara dengan keamanan maksimum tahun lalu dalam sebuah pelarian yang memicu gelombang kekerasan geng yang parah.

Macias, kepala geng 'Los Choneros', dicari di Amerika Serikat atas tuduhan distribusi kokain, konspirasi, dan kejahatan terkait senjata api, termasuk penyelundupan senjata.

Mantan sopir taksi yang kini menjadi gembong kriminal ini menjadi target utama penegak hukum Ekuador awal tahun lalu setelah melarikan diri dari penjara di pelabuhan barat daya Guayaquil.

Pemerintah Presiden Daniel Noboa saat itu merilis poster 'buronan' dan menawarkan $1 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Macias.

Di negara yang dilanda kejahatan terkait narkoba, anggota Los Choneros merespons dengan kekerasan--menggunakan bom mobil, menyandera sipir penjara, dan menguasai stasiun televisi saat siaran langsung.

Setelah berbulan-bulan pengejaran, Fito ditangkap kembali bulan lalu dalam operasi militer dan polisi besar-besaran tanpa ada tembakan. Ia ditemukan bersembunyi di sebuah bunker di bawah ubin lantai sebuah rumah mewah di pelabuhan nelayan Manta.

Fito mengenakan seragam penjara oranye menghadiri sidang pengadilan melalui video dari sebuah penjara di Guayaquil. Menanggapi pertanyaan hakim, ia menjawab, "Ya, saya menerima (ekstradisi)."

Dengan persetujuannya, pengadilan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "prosedur terkait untuk proses pemindahan" sekarang akan menyusul, dengan Noboa harus menandatangani surat serah terima resmi.

Ini menjadikan Macias sebagai warga Ekuador pertama yang diekstradisi oleh negaranya sejak tindakan tersebut ditulis menjadi undang-undang tahun lalu setelah referendum di mana Noboa mencari persetujuan atas tindakan untuk meningkatkan perangnya melawan geng kriminal.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Hukrim
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id â€" Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.