Selasa, 28 Jun 2022
  • Home
  • Hukrim
  • Gunakan Alat Tangkap Terlarang, Kapal Nelayan Asal Sumut Diamankan Polairud Polres Rohil

Gunakan Alat Tangkap Terlarang, Kapal Nelayan Asal Sumut Diamankan Polairud Polres Rohil

admin
Senin, 20 Jun 2022 15:50
pekanbaru.tribunnews.com

BAGANSIAPIAPI - Seorang nakhoda kapal nelayan, Kasiman (37) diamankan bersama tiga Anak Buah Kapal (ABK) yakni Ali (25), Joni Iskandar (31) dan Taufik (22), setelah diduga melakukan penangkapan ikan mengunakan alat tangkap terlarang.

Keempat warga Labuhan Batu, Sumut ini diamankan Sat Pol Air Polres Rohil pasca laporan dari nelayan setempat terkait dengan aktifitas yang dilakukan dalam hal pengunaan alat tangkap trawl atau pukat Harimau.

Para pelaku diduga melanggar Tindak Pidana Perikanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 100 B Jo Pasal 9 UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana dirubah UU No 11 Thn 2020 Tentang Cipta Kerja.

Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kasi Humas AKP Juliandi SH, menerangkan terungkapanya tindak pidana perikanan tersebut, saat adanya nelayan setempat yang berangkat menuju laut dari perairan Sungai KPL untuk melakukan penangkapan ikan mengunakan Pukat Layang, pada Minggu (19/6/22) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Sekira pukul 10.30 WIB pelapor dan saksi sampai ke laut tepatnya di lokasi Bubu Terlanjur dan melabuhkan jaringnya, sekira pukul 12.30 WIB, pelapor dan saksi mengangkat jaringnya, selanjutnya melabuhkan jaringnya lagi dan mengangkat hasil tangkapan jaringnya lagi, sampai pukul 13.30 WIB mereka melihat ada satu unit kapal boat yang sedang melakukan penangkapan ikan," ujar Juliandi kepada awak media didampingi Kasat Pol Air Polres Rohil AKP Tito Laragatra SH SIK, Senin (20/6/2022).

Setelah didekati, dikatakan Juliandi, penangkapan ikan itu mengunakan alat trawl, sehingga pelapor merapat dan menanyakan kepada nahkoda berasal dari mana dan menggunakan alat apa menangkap ikan.

Nahkoda mengatakan bahwa berasal dari Tanjung Balai Asahan dan menggunakan alat tangkap ikan jenis Trawl Mini.

Selanjutnya terhadap kapal dan alat tangkap digandeng ke pinggir, jaring milik para pelaku yang masih dilabuh pun terpaksa diputuskan untuk mempercepat boat.

"Selanjutnya terhadap kapal, nahkoda dan ABK dibawa ke Bagansiapiapi untuk diamankan guna penyidikan lebih lanjut," pungkas Juliandi.


Editor: 1

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2022 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.