Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Ibu Korban Mutilasi Terus Menangis Dipusara Anaknya

Tempuh 5 Jam Perjalanan Untuk Perjuangkan Kematian Putrinya

Ibu Korban Mutilasi Terus Menangis Dipusara Anaknya

Kamis, 31 Okt 2019 20:27
Istimewa
Lia, ibu dari korban kasus penemuan mayat tanpa kepala di Kota Dumai sedang ziarah di makam anaknya.

DUMAI – Hati ibu mana yang tak sedih, menerima kepergian anak perempuannya dengan cara mengenaskan. Putri pertamanya ditemukan tewas tanpa kepala, jasadnya dibuang di dalam parit di Jalan Mattaim, Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Kamis (2/5/2019) silam.

Kasus yang sempat menggemparkan masyarakat Kota Dumai ini menyisakan banyak misteri, mengenai siapa pelaku dari pembunuhan keji tersebut.

Korban yang diketahui bernama Suci Fitria (21) warga Kota Pekanbaru, merupakan anak pertama dari lima bersaudara. Sang ibu bernama Lia, kerap kali datang ke Kota Dumai, lebih tepatnya mendatangi Mapolres Dumai guna mendapatkan kejelasan mengenai kasus kematian sang anak.

Menempuh perjalanan kurang lebih 5 jam dari Kota Pekanbaru, pantang menyerah Lia memperjuangkan kasus kematian anaknya yang sampai detik ini masih belum menemukan titik terang.

Saat ditemui pada Rabu, (30/10/2019) kemarin, usai menemui Kasat Reskrim Polres Dumai, AKP Dany, Lia sedikit lega, pasalnya kasus pembunuhan anaknya tetap berjalan dan menjadi atensi bagi polres Dumai dalam mengungkap pembunuhan anaknya. 

Lia sangat berharap kepada pihak Polres Dumai, untuk bisa segera mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan anak pertamanya ini, pasalnya hingga saat ini dirinya masih belum mengikhlaskan kepergian anaknya. 

"Saya belum ikhlas bang, sampai kasus ini terungkap dan pembunuhnya tertangkap. Karena saya merasa  sangat sedih ketika teringat anak saya, mudah mudahan kasus ini bisa cepat terungkap, biar saya ikhlas dan menjadi lega," katanya, Kamis (31/10/2019) kemarin.

Dirinya mengaku, hampir setiap bulan ia  menyempatkan diri untuk berziarah ke makam anaknya yang berada di TPU Marga Sarana, kecamatan Bukit Kapur. Sekedar untuk mengobati kerinduannya kepada sang buah hati.

Sembari menangis sesekali ia usap nisan yang tertulis nama sang anak, Lia juga mengaku hanya satu kali memimpikkan Suci Fitria. Dalam mimpinya tersebut, ia hanya terlihat sedang mencuci tangan.

Sambil terus menahan air mata, Lia terus menyampaikan harapan kepada pihak kepolisian untuk bisa secepatnya mengungkap pelaku pembunuhan anaknya.

"Saya juga sedikit lega, karena dari hasil visum anak saya tidak ada tanda-tanda kehamilan, yang sempat menjadi perbincangan banyak orang, semoga pelaku cepat tertangkap," harapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Dumai, ‎AKP Dany mengungkapkan bahwa kasus ini masih menjadi atensi Polres Dumai.

Ia menambahakan, sekecil apapun informasi akan pihaknya tindak lanjuti, dan ia juga sudah menyampaikan kepada pihak keluarga, bahwa penyelidikan kasus ini tidak akan berhenti sebelum terungkap. 

"Kita tetap berusaha untuk mengungkap kasus ini, dan saat ini tetap berjalan, dan informasi terkait perkembangan kasus ini juga kita sampaikan kepada pihak keluarga, doa kan saja supaya kami cepat mengungkap kasus ini," pungkasnya. (Vie)

Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.