Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Jurnalis di Surabaya Dibunuh, Polisi: Motif Sakit Hati dan Dendam

Hukrim

Jurnalis di Surabaya Dibunuh, Polisi: Motif Sakit Hati dan Dendam

Selasa, 14 Mei 2019 13:40
Detik.com
Polisi merilis satu tersangka pembunuhan jurnalis Surabaya
SURABAYA - Satu tersangka pembunuhan jurnalis Surabaya telah dirilis Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Sakit hati menjadi alasan tersangka bernama Choirul Anwar (32) menghabisi nyawa Soeprayitno.

"Tersangka utama berinisial CA (32) ,"kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, Selasa (14/5/2019).

Agus menjelaskan, pembacokan yang dilakukan tersangka didasari rasa sakit hati. Menurut Agus, keduanya terlibat dalam urusan utang-piutang.

"Motifnya adalah sakit hati dan dendam dengan korban," imbuh Agus.

Agus juga memastikan ciri-ciri tersangka yang menurutnya sesuai dengan keterangan para saksi yang telah dimintai keterangan dan berdasarkan rekaman camera CCTV. "Berdasarkan keterangan 8 saksi yang kami mintai keterangan mulai dari istri pertama dan kedua, anak dan para saksi di lokasi ciri-cirinya sama," papar Agus.

Dari pengakuan tersangka, pihak kepolisian mengetahui jika satu tersangka yang masih buron awalnya diajak CA untuk menagih utang kepada korban. Sebelumnya, polisi juga mengimbau sang buron untuk segera menyerahkan diri seperti yang dilakukan CA.

"Pelaku lain diajak oleh tersangka untuk menagih utang saat mendatangi rusun istri korban. Dari pengakuan tersangka, pelaku lain yang diajak itu baru dikenal saat berada di warung giras. Namun semuanya masih kita dalami," tambah Agus.

Kemudian kepada wartawan, Choirul Anwar mengaku mengenal korban sejak akhir 2018. Ia mengaku sakit hati dengan korban.

"Sakit hati Pak, biasa sakit hati," jawab CA singkat.

CA menyerahkan diri pada Minggu (12/5) malam. Kini ia menyesali perbuatannya dan akan terjerat pasal 338 KUHPidana.

"Menyesal Pak, saya siap bertanggung jawab," kata Choirul Anwar.

Saat merilis tersangka, polisi juga menunjukkan beberapa barang bukti kasus pembunuhan tersebut. Mulai dari pakaian yang digunakan korban, parang dan motor Yamaha Mio Soul bernopol L 2581 SU.

Jumat (10/5) malam, jurnalis media mingguan di Surabaya Soeprayitno (53) ditemukan tewas bersimbah darah di Kali Kedinding, Kenjeran. Pria yang tubuhnya dipenuhi luka bacok itu tewas setelah didatangi dua pria. Tubuh korban ditemukan warga di atas bale (tempat tidur bambu) di depan rumah mantan istrinya.


Sumber: detik.com
Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 16:47

    Harga Cabai Naik di Pasar Bengkalis, Ayam Potong dan Kampung Malah Turun

    BENGKALIS - Harga cabai merah di pasar Terubuk Bengkalis kembali mengalami kenaikan.Sejak tiga hari terakhir cabai merah di jual pedagang Pasar Terubuk kisaran Rp 40 ribu perkilogramnya.Bahkan kenaika

  • Senin, 04 Mei 2026 15:13

    Benarkah Makan Buah Apel Bisa Bikin Kurus?

    JAKARTA - Benarkah makan buah apel bisa bikin kurus? Yuk simak jawabannya. Di balik tampilan buah apel yang biasa, terdapat manfaat besar yang bisa didapat oleh tubuh, salah satunya dalam penurunan be

  • Senin, 04 Mei 2026 15:08

    Dokter Internship Meninggal, Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia Desak Bentuk Tim Audit

    JAKARTA - Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) mendesak adanya audit dan pembentukan tim audit terkait kasus meninggalnya dokter internship.Salah satu kasus terbarunya adalah kepergian dr.

  • Senin, 04 Mei 2026 14:29

    Waspada Heatstroke Saat Haji, Dokter Ingatkan Bahaya Suhu 40 Derajat Celsius

    Madinah - Cuaca panas ekstrem mulai menjadi perhatian serius bagi jemaah haji Indonesia. Suhu siang hingga sore hari mendekati musim haji diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius. Suhu ekstrem ini men

  • Senin, 04 Mei 2026 14:16

    Kronologi dan Modus Pengasuh Pondok Pesantren di Pati Cabuli Puluhan Santriwati

    Kasus asusila ini terungkap saat Ali Yusron sebagai pengacara salah satu korban, membongkar modus terduga pelaku yang tega mencabuli puluhan santriwati. Ali menyebut bahwa terduga kiai cabul awalnya m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.