Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Kapal Tangker Pengangkut 3.500 Metrik Ton Minyak Mentah Dibajak Perompak di Perairan Riau-Malaysia

Kapal Tangker Pengangkut 3.500 Metrik Ton Minyak Mentah Dibajak Perompak di Perairan Riau-Malaysia

Senin, 10 Agu 2015 14:44
Kapal Tangker yang dibajak perompak saat berlayar menuju Malaysia.
PEKANBARU-Sebuah kapal Tangker bernama lambung Joaquim yang dalam perjalanan dari Tanjung Pinang, Kepri, menuju Langkawi Malaysia, jadi sasaran lima orang perompak saat berada di wilayah hukum negara Diraja Malaysia. Kapal ini mengangkut minyak Mentah 3.500 Metrik Ton senilai 700 ribu dolar US.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com di Kepolisian Daerah (Polda) Riau, kapal ini jadi sasaran kawanan perompak pada Minggu (9/8/2015) sekitar pukul 12.30 WIB, pada posisi 02.03'.237" U-101.59'.486" T atau wilayah perairan Port Dickson Malaysia. Para perompak tersebut berhasil menaiki tangker dengan menggunakan boad pancung dan langsung merapat sisi kiri kapal.

Sambil menodongkan senjata api dan senjata tajam, kawanan perompak menyandera seluruh Anak Buah Kapal (ABK) yang berjumlah delapan orang. Usai itu, mereka diduga menguras muatan minyak dan menyalinnya ke kapal lain. Bahkan uang makan awak kapal juga dirampas lalu merusak generator kapal agar tidak bisa digunakan.

Usai itu, para perompak langsung meninggalkan Kapal Joaquim, sementara para ABK dikunci disebuah ruangan di dalam kapal. "ABK yang terunci ini akhirnya berhasil meloloskan diri dari jendela kapal dan berusaha menghubungi police Malaysia dengan menggunakan radio kapal," ujar Kapolres Bengkalis, melalui Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Senin (10/8/2015).

Mendapat informasi tersebut, Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Kabupaten Bengkalis dan Lanal Dumai segera bergerak ke titik koordinat, dimana kapal tangker tersebut terdeteksi berada di perairan perbatasan Rupat Indonesia dengan Malaysia. Awak kapal pun diselamatkan dan dibawa ke Dumai, sementara untuk kapal yang rusak ditangani patroli Combat Lanal Dumai dan KRI Clurit mabes TNI AL.

"Perompakan tersebut terjadi di wilayah hukum Malaysia. Namun temuan kapal ini berada di tiga mil wilayah Bengkalis. Maka kita (Satpolair Polres Bengkalis) berkoordinasi membantu evakuasi awak kapal berjumlah delapan orang, semuanya selamat dan dibawa ke Dumai," jawab AKBP Guntur di ruang kerjanya.(grc)
Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.