Korban Begal yang Diperkosa di Siak, Ternyata Punya 2 Anak, Dibuntuti Pelaku Sejak Pulang Kerja
Selasa, 18 Agu 2015 15:46
"Korban AS bekerja di kedai kopi, setiap hari pulang jam 12 malam. Dari Pangkalan Kerinci, tempat kerjanya, korban yang sudah punya dua anak itu dibuntuti para pelaku," kata Kapolres Siak AKBP Ino Haryanto melalui Kapolsek Kerinci Kanan AKP Teguh W saat dihubungi GoRiau.com, Selasa (18/8/2015) siang.
"Korban naik motor sendirian tengah malam, dari Pangkalan Kerinci ke rumahnya di Kampung Bukit Agung, Kecamatan Kerinci Kanan. Suaminya sedang berada di Jakarta," tambah Kapolsek.
Berdasarkan laporan yang diterima dari korban, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (17/8/2015) dinihari, dimana pelaku berjumlah empat orang menggunakan mobil Toyota Avanza warna hitam. Setelah merampas sepeda motor, kawanan begal memaksa korban naik ke mobil, kemudian diperkosa secara bergantian.
"Puas memperkosa, korban diturunkan di daerah Basrah, Kabupaten Kuansing, hanya menggunakan celana dalam. Korban ditolong sopir truk balak hingga ke Pangkalan Kerinci, lalu korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kerinci Kanan," ujarnya.
"Selain memperkosa dan merampas sepeda motor, kawanan begal itu juga mengambil tas milik korban, isinya handphone, KTP dan SIM. Saat ini kita sedang mengejar pelaku," pungkas Kapolsek.(grc)
Hukrim
PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan