Lemahnya Pengamanan, Tahanan Pencurian Kabur dari Polres Rohil
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 18 Des 2025 17:51
Pekanbaru-Kasus pelarian tahanan kembali mencoreng sistem pengamanan di lingkungan kepolisian. Seorang tahanan berinisial H dilaporkan melarikan diri dari ruang Unit I (Pidana Umum/Pidum) Satreskrim Polres Rokan Hilir (Rohil), Rabu (10/12) kemarin dan hingga kini belum tertangkap.
Dikutip dari haluan riau.co, Polda Riau membenarkan peristiwa tersebut. Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Anom Karibianto menyatakan, tahanan yang kabur bernama Hendri dan sedang menjalani proses hukum atas perkara pencurian dengan pemberatan.
“Benar, telah terjadi pelarian satu orang tahanan dari Polres Rokan Hilir. Tahanan tersebut atas nama Hendri, yang sedang menjalani proses hukum dalam perkara pencurian dengan pemberatan," ujar Kombes Anom, Kamis (18/12).
Peristiwa pelarian ini terjadi sekitar pukul 10.40 WIB saat Hendri bersama dua tahanan lainnya dibawa dari ruang tahanan Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) menuju Ruang Unit I Pidum Satreskrim Polres Rohil untuk kepentingan pemeriksaan. Ketiganya dibawa dengan pengawalan personel dan ditempatkan di sel sementara setibanya di lokasi.
Namun, dalam proses tersebut, Hendri meminta izin kepada petugas untuk menggunakan kamar mandi. Setelah beberapa menit tidak keluar dan tidak memberikan respons saat dipanggil, petugas melakukan pengecekan. Pintu kamar mandi kemudian dibuka secara paksa.
"Saat itu diketahui yang bersangkutan telah melarikan diri melalui jendela kamar mandi," terang Kabid Humas Polda Riau.
Hasil pemeriksaan awal mengungkap jendela kamar mandi ditemukan dalam kondisi terbuka. Selain itu, pakaian tahanan juga ditinggalkan di lokasi, menandakan pelarian terjadi tanpa terdeteksi sejak awal.
Pasca kejadian, Polres Rohil yang dibackup Polda Riau langsung melakukan upaya pencarian intensif. Penyisiran dilakukan di sekitar Markas Komando (Mako) Polres hingga wilayah sekitarnya guna melacak keberadaan tahanan yang kabur.
"Langkah-langkah kepolisian sudah dilakukan, mulai dari pencarian, pemeriksaan saksi-saksi, hingga pendalaman terkait prosedur pengamanan. Seluruh proses ini akan dievaluasi secara menyeluruh," tegas Kombes Anom.
Polda Riau menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan, tidak hanya dalam upaya pengejaran tahanan, tetapi juga melalui evaluasi internal terhadap personel serta sistem pengamanan di Polres Rohil.
"Polda Riau memastikan penanganan dilakukan secara serius. Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem pengamanan dan pelayanan kepolisian ke depan," pungkasnya(haluanriau.co/red)
Editor: 1
Polres Rokan Hilir
Kemnaker Wajibkan Calon Perusahaan Mitra MagangHub Terdaftar di WLKP
Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menetapkan sejumlah persyaratan bagi perusahaan yang ingin bergabung sebagai mitra penyelenggara Program Magang Nasional atau MagangHub 2026. Salah sat
Prabowo Singgung Kekalahan Pilpres, Ngaku Masih Berutang ke Warga NTB
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku masih memiliki "utang" kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) yang selama ini konsisten memberikan dukungan kepadanya, termasuk saat beberapa kali gaga
Bikin Syok, Angka Kematian Anak Muda Jerman Akibat Narkoba Meningkat
Jakarta - Berbicara di klinik kecanduan opioid Patrida di Berlin, Komisaris Narkoba Federal Jerman Hendrik Streeck mengaku sedih harus kembali menyampaikan angka terbaru jumlah kematian terkait narkob
Jampidsus Buka Suara Dikaitkan dengan Blackout Sumatra
Febrie Adriansyah, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), memberikan tanggapan mengenai dugaan keterlibatannya dalam insiden blackout yang terjadi di Sumatra. Dia merasa bingung mengapa na
Kapolri Apresiasi Sinergi Stakeholder, PTPN IV PalmCo Andalkan Peralatan dan AI Cegah Karhutla
PEKANBARU â€" Komitmen PTPN IV PalmCo dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau mendapat perhatian dalam Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 yang dipimpin