Mandor SPBU Dumai di Rampok OTK, Ratusan Uang Melayang
laporan : Aditia Wibowo
Senin, 17 Agu 2015 23:15
Perampokan terjadi di Jalan Putri Tujuh Kelurahan Jayamukti Kecamatan Dumai Timur, tepatnya tidak jauh dari pintu pos penjagaan security kilang Pertamina Refenery Unit (RU) II Dumai, dimana menurut Anil dirinya bersama istri memang setiap hari menempuh jalur tersebut setiap pergi menyetorkan uang penjualan minyak di SPBU kepada Bosnya yang berada di jalan Budi Kemuliaan.
"Setiap hari rutin menyetorkan uang hasil penjualan sama bos, waktu ngantar uang setoran aku gak pernah sendiri bang, biar orang gak curiga sama aku kalau aku bawa uang, aku pergi sama istri," Tutur Anil yang berhasil ditemui Spiritriau.com pada hari Sabtu(15/8) Sekitar pukul 14.45 WIB di Kantor SPBU jalan Budi Kemuliaan Kecamatan Dumai Barat.
Hari jumat, pukul 17.00 setelah semua pekerjaannya selesai, Anil pulang kerumahnya yang berada di kelurahan Jayamukti untuk menjemput istrinya, seperti biasa untuk menemani dirinya mengantarkan uang setoran, dan kemudian kembali lagi ke SPBU tempatnya bekerja untuk mengambil uang setoran yang sudah disiapkan dan disimpan rapi didalam sebuah ransel berwarna hitam.
Dengan mengendarai sepeda motor Jupiter MX Anil dan istri pergi berangkat ke rumah atasan, posisi tas ransel berisikan uang sebesar seratus empat puluh dua juta rupiah, ditaruh dibagian depan, setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), dua orang tak dikenalnya dengan mengendarai sepeda motor merk yamaha mio soul warna hitam tanpa menggunakan plat nomor mendekati mereka dengan kecepatan tinggi dan langsung mehantam mereka.
"Saya langsung terpental sejauh 3 meter, istriku terseret dua meter ke arah yang berbeda bang, sedangkan yang menabrak kami pun ikut terpental, tidak ada pikiran apa-apa aku bang, dalam pikiranku kejadian barusan murni kecelakaan," Tambah Mandor tersebut lagi.
Tak lama istri Anil berteriak kepadanya, "bang tas kita bang, bang ransel kita diambil orang itu," teriak istrinya, mendengar hal tersebut Anil langsung bangun dan melihat dua orang dengan menggunakan helm dan pakaian serba hitam dengan membawa tasnya ke arah jalan SPBU Coco yang berada di Jalan Putri Tujuh, Anil kemudian bangkit dan mengambil sepeda motornya, namun tidak bisa dihidupkan, sambil berteriak meminta tolong dan berteriak perampokan kepada beberapa orang yang lewat.
"Orangnya kalau kata istriku bang ciri-ciri yang mengambil tas tu, tinggi kurus, mukanya gak nampak, kondisi jalan waktu itu memang sepi bang, ada beberapa orang yang lewat aku minta tolong kejar perampok mereka hanya sekedar lewat, sial kali aku bang," Katanya dengan wajah yang murung.
Bingung mau berbuat apa, kemudian Anil menelpon dan mengabari bahwa dirinya barusan saja dirampok OTK kepada bosnya, saat itu juga dirinya disuruh melapor Ke Polres Dumai.
Sementara itu Kapolres Dumai AKBP Suwoyo SH, SIK, M.Si dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Herfio Zaki, SIK belum bisa menjelaskan kejadian tersebut secara terperinci, karena masih dalam Penyelidikan (bow)
Hukrim
PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan