Senin, 27 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Mantan Direktur Penyidikan Bea Cukai Terjaring OTT KPK, Skandal Impor Ilegal Terbongkar

Berita

Mantan Direktur Penyidikan Bea Cukai Terjaring OTT KPK, Skandal Impor Ilegal Terbongkar

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 05 Feb 2026 09:04
(FotoGoriau.com)
JAKARTA â€" Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Salah satu nama besar yang diringkus adalah Rizal, sosok yang pernah menduduki posisi strategis sebagai Direktur Penyidikan dan Penindakan (P2) Bea Cukai.

Penangkapan terhadap Rizal dilakukan oleh tim satgas KPK di wilayah Lampung. Saat ini, Rizal diketahui menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Barat. Ironisnya, sosok yang dahulu bertugas menindak pelanggaran hukum justru kini harus berhadapan dengan penyidik antirasuah.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo membenarkan adanya penangkapan terhadap pejabat eselon II tersebut dalam rangkaian operasi senyap di Jakarta dan Lampung.

"Yang bersangkutan pejabat eselon 2 di Bea Cukai. Sebenarnya sudah mantan ya, mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan," ujar Budi di Gedung Merah Putih, Rabu (4/2/2026).

Operasi ini diduga kuat berkaitan dengan praktik lancung dalam kegiatan importasi yang melibatkan pihak swasta. KPK mengendus adanya aliran uang haram untuk memuluskan proses masuknya barang-barang dari luar negeri yang menyalahi prosedur.

"Beberapa pihak sudah tiba di K4 dan sudah dilakukan pemeriksaan secara intensif. Beberapa pihak lain masih dalam perjalanan untuk dibawa ke Gedung Merah Putih KPK," tambahnya.

Hingga kini, KPK belum merinci total uang yang disita maupun jumlah pasti pihak yang ditangkap. Namun, pemeriksaan intensif terus dilakukan untuk mendalami seberapa jauh keterlibatan pejabat Bea Cukai dalam membentengi praktik mafia impor. Penangkapan ini menjadi tamparan keras bagi instansi Bea Cukai yang tengah berupaya memperbaiki citra di mata publik.(grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.