Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Kebun Sawit Warga Kuansing
Selasa, 04 Agu 2015 14:14
Menurut keterangan Kapolres Kuansing, AKBP Edy Sumardi melalui Kasubag Humas, Iptu Musabi menjelaskan kronologis penemuan mayat tersebut kepada wartawan.
Awalnya penemuan kata Musabi, pada hari Senin kemarin, sekira pukul 08.30 Wib, korban. Yang diketahui bernama Yulizar (56) itu pergi kekebun sawit miliknya yang berada di. Desa Gunung Melintang. Yulizar pergi kekebun dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam.
Setelah waktunya pulang kerumah, sikorban ternyata belum juga kunjung pulang kerumah, bahkan hingga larut malam. Melihat kejadian aneh ini, pihak keluarga lantas mencari sikorban. Kemudian pada pagi hari, Selasa(4/8/15), Yulizar baru ditemukan didalam kebun sawit miliknya dalam kondisi tidak bernyawa lagi.
"Saat ditemukan jasad korban mengalami luka sobek dibagian kepala belakang disebelah kanan dan sepeda motor milik korban juga tidak ditemukan," ungkap Musabi.
Setelah mendapat laporan adanya penemuan sesosok mayat tersebut, Polisi setempat lalu mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya melakukan olah TKP dan membawa korban ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan Visum.
Kini, Polisi sedang mendalami kasus tersebut dan melakukan penyelidikan untuk mengetahui motif dari tewasnya petani sawit tersebut.(rtc) Hukrim
AS Ternyata Bersiap Perang Jangka Panjang dengan Iran
WASHINGTON â€" Militer Amerika Serikat (AS) tengah mempersiapkan kemungkinan operasi militer berkelanjutan selama berminggu-minggu terhadap Iran jika Presiden Donald Trump memerintahkan serangan.
Prabowo Instruksikan Upacara Paspampres Rutin Tiap Minggu, Perkuat Citra Istana sebagai Rumah Rakyat
JAKARTA â€" Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar Upacara Serah Terima Pengawal Istana Kepresidenan, oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dijadikan agenda rutin mingguan.Sekret
Johanis Tanak soal Jokowi Setuju Kembalikan UU KPK Lama: Apa yang Mau Dikembalikan?
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Johanis Tanak, merespons Presiden ketujuh RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatakan setuju Undang-Undang (UU) KPK dikembalikan ke versi l
Jokowi Dukung UU KPK Versi Lama, Eks Penyidik Ingatkan Hal Ini!
JAKARTA â€" Eks Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Praswad Nugraha menyatakan, pelemahan lembaga antirasuah terjadi pada periode kepemimpinan Presiden RI ketujuh, Joko Widodo.Pernyataan
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Seminggu ke Depan: Monsun Asia Menguat
JAKARTA -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, menyusul potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah pada 15-21 Februari 2026.