Melawan, Satu Bandit Didor di Pujud
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Sabtu, 19 Des 2015 20:18
UJUNGTANJUNG – Dua dari empat pelaku aksi pencurian berhasil ditangkap dan salah satu dari pelaku terpaksa harus ditembak karena melawan saat akan disergap.
Kejadian berawal pada hari Jumat (18/12) pukul 19.30 WIB, empat orang pelaku curat beraksi dirumah korbannya ZF, (38) warga kepenghuluan Rantau Kopar kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir, dengan cara merusak jendela kamar rumah dan kemudian mengambil barang milik korban.
Adapun saat itu rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya sejak sore, korban mengetahui bahwa barang miliknya telah hilang saat korban kembali dan melihat jendela kamar rumah telah rusak sedangkan barang miliknya berupa dua unit HP, dua unit Laptop, dan tiga celengan telah hilang.
Kejadian tersebut dilaporkan kepada Kapolsek Tanah Putih Kompol Maison SH, saat melakukan kunjungan ramah tamah dengan warga dusun Batang Kopau kecamatan Tanah Putih, dan atas kejadian tersebut Kapolsek Tanah Putih memerintahkan Tim Opsnal Polsek Tanah Putih untuk melakukan penyelidikan.
Dari keterangan saksi-saksi dan informasi yang didapat bahwa para pelaku menggunakan mobil Daihatsu Taruna BK 1996 JR, atas informasi tersebut Kapolsek Tanah Putih menghubungi Kapolsek jajaran untuk melakukan razia guna menemukan mobil yang dimaksud.
Setelah menerima informasi dari Kapolsek Tanah Putih, selanjutnya Kapolsek Pujud AKP Sofyan SH melakukan kegiatan Razia di wilayah hukum Polsek Pujud, akhirnya pada pukul 23.00 WIB, Kapolsek Pujud berhasil mengamankan satu unit mobil Daihatsu Taruna BK 1996 JR dan berhasil menangkap seorang pelaku inisial SR (30) warga Kampung lalang Binjai, Sumut, sementara itu tiga orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri ke dalam hutan.
Barang bukti berupa satu unit mobil Daihatsu Taruna, dua unit laptop, dua unit HP, satu set obeng, satu batang linggis, dua batang besi, satu unit alat bor dan mata bor diamankan di Polsek Pujud, Kapolsek Tanah Putih, Waka Polsek Tanah Putih berserta anggota bergabung dengan Polsek Pujud dibantu warga menyisir dan melakukan pencarian terhadap ketiga pelaku lainnya.
Pada hari Sabtu (19/12) pukul 05.30 WIB berhasil ditangkap seorang pelaku lagi atas inisial RS (32) kecamatan Sei Dadap kabupaten Asahan. Pada saat ditangkap pelaku berusaha melarikan diri dan akhirnya harus menyerah setelah kaki sebelah kanan ditembak.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Subiantoro SH SIK, melalui Kapolsek Tanah Putih, menjelaskan bahwa saat ini dua orang pelaku telah berhasil ditangkap dan salah satu dari pelaku harus ditembak karena berusaha melarikan diri.
Hingga saat ini, Tim Opsnal Polsek Tanah Putih dan Tim Opsnal Polsek Pujud bersama warga masih terus melakukan penyisiran dibantu oleh warga untuk mencari dua lagi pelaku lainnya. (Ded)
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye