Kamis, 23 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Menyelamatkan PT.BLJ, Harus Ada Keberanian

Menyelamatkan PT.BLJ, Harus Ada Keberanian

Laporan: Afdal Aulia
Rabu, 18 Mei 2016 18:47
net
Ilustrasi

BENGKALIS-Kondisi BUMD PT.Bumi Laksamana Jaya (BLJ) Bengkalis saat ini semakin parah dan kronis, mulai dari unit usaha yang tidak berjalan. Ditambah lagi beban hutang pesangon yang tidak terbayarkan, tagihan listrik yang menunggak sampai dengan kasus mega korupsi yang mendera perusahaan semi plat merah Negeri Junjungan tersebut.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi III DPRD Bengkalis Azmi Rojali sangat menyayangkan kondisi yang tengah menimpa satu-satunya perusahaan daerah di Negeri Junjungan itu. Ia menegaskan kepada semua stake holder di Bengkalis, mulai dari kepala daerah, DPRD Bengkalis maupuin jajaran menajemen PT.BLJ sekarang harus membuat terobosan berani untuk menyelamatkan perusahaan yang tengah sekarat tersebut.

"Langkah untuk menyelamatkan PT.BLJ tentunya harus ada keberanian dari semua pihak, mau diapakan perusahaan daerah itu. Semua pihak sudah saatnya duduk bersama merumuskan sebuah kebijakan tentang nasib dan masa depan PT.BLJ. Kami dari komisi III siap untuk melakukan hal tersebut,sesuai dengan tupoksi kita di komisi III ini,"ungkap Azmi, Rabu (18/05/2016). 

Politisi PKS itu lebih jauh mengungkapkan, bahwa harus ada transparansi soal persoalan PT.BLJ saat ini, termasuk neraca keuangan perusahaan harus dibuka apakah ada hutang piutang perusahaan atau tidak. Barulah kemudian disimpulkan mau dibawa kemana nasib perusahaan daerah itu, apakah dilanjutkan operasionalnya dengan kondisi sekarang, apakah dilikuidasi atau di-pailitkan. Kemudian kalau dipailitkan atau dilikuidasi bisa dibentuk perusahaan pengganti.

Dilanjutkan Azmi, pihak komisi III sendiri sudah pernah memanggil manajemen perusahaan yang sekarang untuk mengetahui duduk persoalan maupun kinerja perusahaan. Soal Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap karyawan, manajemen yang sekarang harus mengacu kepada Undang-Undang Ketenagakerjaan, dimana apabila ada PHK tentu hak-hak karyawan harus dibayarkan, dan itu tanggungjawab manajemen yang sekarang.

"Kalau memang PT.BLj itu harus dilikuidasi atau dipailitkan, tentu harus ada solusi kongkrit, apakah akan dibentuk BUMD baru atau memang Bengkalis tidak punya BUMD sama sekali. Oleh sebab itu semua pihak harus duduk semeja merumuskan persoalan yang tengah menimpa PT.BLj, dengan harapan badai bisa berlalu di perusahaan tersebut,"ulas Azmi mengakhiri.(afd)

Hukrim
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 21:18

    Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri

    SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:15

    Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya

    JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:09

    Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya

    BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:05

    Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter

    BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:03

    Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS

    JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.