Hukrim
Polda Metro Jaya Musnahkan Sabu Seberat 127 Kg
Senin, 18 Feb 2019 11:52
"Pada pagi hari ini kita akan melakukan kegiatan pemusnahan barbuk narkoba ini rangkaian kegiatan dilaksanakan Direktorat narkoba dilaksanakan dari September 2018 sampai sekarang," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2/2019).
Narkotika yang dimusnahkan adalah barang bukti yang berhasil diamankan polisi selama kurun waktu September 2018 hingga Februari 2019. Pemusnahan itu dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy.
"Ini ada 127 Kg sabu, 92 ribu butir ekstasi dan 325 ganja. Kasusnya 2 kasus awal jaringan Malaysia ada juga Malaysia-Palembang-Jakarta. Itu keseluruhan barbuknya," kata Eddy.
"Polri dalam hal ini tetap mengedepankan langkah pencegahan. Kita juga akan mengejar terus jaringan ini karena jaringannya di luar kita akan kerjasama dengan Interpol. Saya kira banyak hal yang harus kita lakukan meminimalisir kasus narkoba," pungkasnya.
Sumber: detik.com
Hukrim
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,