Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Polisi Amankan 1.000 Karung Bawang Ilegal Asal Tiongkok

Polisi Amankan 1.000 Karung Bawang Ilegal Asal Tiongkok

Selasa, 04 Agu 2015 11:52
Pekanbaru-Kepolisian Resort Kampar, Riau menggagalkan penyelundupan 1.000 karung bawang putih ilegal asal Tiongkok yang masuk melalui Medan, Sumatera Utara.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Senin mengatakan dari upaya penggagalan pada Minggu lalu (2/8) tersebut, selain mengamankan 1.000 karung bawang, petugas turut mengamankan makanan dan minuman serta 240 sak pupuk ilegal.

"Barang-barang ilegal tersebut diangkut dengan tiga unit truk berbeda yang dikemudikan oleh tiga orang pelaku," katanya.

Ia menjelaskan ketiga supir yakni HB (27), Af (35) dan MA (55). Untuk HB yang mengemudikan truk bernomor polisi BA 8022 AI diketahui membawa minuman kaleng serta makanan tanpa kelengkapan dokumen resmi. Selanjutnya pelaku MA yang mengemudikan truk bernomor polisi BA 8258 CA diketahui mengangkut dolomit 
sebanyak 240 sak.

"Pupuk tersebut diangkut dari Sumatera Barat menuju Kota Dumai," jelasnya.

Sementara itu untuk 1.000 karung bawang putih ilegal sendiri ditemukan di truk bernomor polisi BA 9643 QU yang dikemudikan oleh Af. "Bawang tersebut diangkut 
dari Medan untuk tujuan Sumatera Barat," jelasnya.

Saat ini ketiga pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolres Kampar guna penyelidikan lebih lanjut.

Penyelundupan bawang saat ini marak terjadi di Riau. Berdasarkan catatan Antara,
pada bulan Mei hingga April 2015, Bengkalis, Dumai dan Siak menjadi pintu masuk utama bawang-bawang selundupan asal Malaysia.

Tercatat pada pertengahan April, Polres Dumai dan Bea Cukai setempat berhasil menggagalkan 6,5 ton bawang yang tersimpan dalam 741 karung.

Selanjutnya, pada 23 April Jajaran Kepolisian Resort Bengkalis berhasil menangkap sebuah kapal yang membawa 45 ton bawang melalui pelabuhan tikus di Pulau Bengkalis. Namun, dari penangkapan itu, tidak ditemukan pemilik kapal.

Selanjutnya, pada akhir April 2015, Polres Siak turut berhasil mengamankan tujuh truk pengangkut bawang pada sebuah razia rutin di Jalan Bungaraya.

Dengan situasi yang terjadi seperti ini, Guntur menegaskan pihaknya akan terus 
berusaha menekan ruang gerak para pelaku penyelundupuan. "Dengan peralatan dan petugas yang ada, kita akan terus maksimalkan untuk meminimalisir penyelundupan bawang," tegasnya.(Ant)
Hukrim
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 09:00

    PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho

  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.