Minggu, 17 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Polisi Tangkap Komplotan Pemeras Dana Hibah, Satu Pelaku Ditembak saat Kabur

hukrim

Polisi Tangkap Komplotan Pemeras Dana Hibah, Satu Pelaku Ditembak saat Kabur

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 11 Jul 2025 11:46
okezone.com
EMPAT LAWANG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Empat Lawang, berhasil mengungkap kasus pemerasan bermodus ancaman publikasi berita bohong, terkait dugaan rekayasa Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dana hibah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Empat Lawang.

Polisi menetapkan dua orang tersangka, yakni Dapis (45) dan David Andores (38), yang diringkus dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu, 9 Juli 2025, sekitar pukul 17.00 WIB di depan RSUD Empat Lawang.

Kedua tersangka diketahui berprofesi sebagai petani, namun mengaku sebagai wartawan dan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, melalui Kabag Ops Kompol Nusirwan didampingi Kasat Reskrim Iptu Adam Rahman, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan polisi nomor: LP/B-112/VII/2025/SPKT/POLRES EMPAT LAWANG/POLDA SUMSEL.

“Laporan kami terima dari saudara Aldiwan, selaku Koordinator Sekretariat (Korsek) Bawaslu Empat Lawang. Pelapor mengaku diancam akan dipublikasikan berita bohong terkait SPJ dana hibah, dengan nilai kerugian negara yang disebut-sebut mencapai Rp7"8 miliar,” ujar Kompol Nusirwan, Jumat (11/7/2025).

Modus pemerasan tersebut bermula pada Sabtu, 28 Juni 2025, saat pelapor menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku bernama Zarkasih, Ketua Ormas GRIB Jaya Cabang Empat Lawang. Dalam percakapan itu, Zarkasih menuduh adanya rekayasa SPJ dan menuntut uang sebesar Rp250 juta agar berita tersebut tidak dipublikasikan. Setelah negosiasi, nilai tuntutan turun menjadi Rp150 juta.

Pelapor akhirnya menyetujui pembayaran secara bertahap, dengan tahap awal sebesar Rp130 juta. Sisa pembayaran diminta dalam waktu dua pekan. Diketahui, Dapis merupakan adik ipar Zarkasih dan ditugaskan untuk mengambil uang tersebut.

Petugas Satreskrim kemudian melakukan OTT saat penyerahan uang di sebuah warung makan. Saat hendak ditangkap, salah satu tersangka berusaha kabur ke arah Pendopo bahkan menabrak kendaraan polisi.

Upaya pelarian tersebut berhasil dihentikan dengan tindakan tegas dan terukur oleh tim gabungan Satreskrim dan Polsek Pendopo. Salah satu pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan.

Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

- Uang tunai Rp25 juta

- Satu unit mobil Avanza silver BG 1939 ZK

- Satu tas sandang hitam merek Tommy Hilfiger

- Satu tas selempang cokelat merek Polo Amstar

- Satu tanda pengenal wartawan dan LSM atas nama Dapis

- Satu unit ponsel Infinix Hot 9

Kedua tersangka kini ditahan di Mapolres Empat Lawang untuk penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Pasal 368 jo 55 dan Pasal 212 KUHP tentang pemerasan, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

“Kami tegaskan, siapa pun yang mencoba memeras dengan modus intimidasi atau penyebaran berita bohong akan kami tindak tegas. Tidak ada toleransi untuk kejahatan yang berkedok LSM atau media,” pungkasnya.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Hukrim
Berita Terkait
  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:37

    Dua Korban Tanah Longsor Subang Ditemukan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup

    Dua individu yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat bencana tanah longsor di Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang, Jawa Barat, telah ditemukan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia

  • Sabtu, 16 Mei 2026 16:23

    Awal Mula Oknum TNI Diduga Tembak Rekannya di Kafe Palembang, Dipicu Senggolan saat Joget.

    Peristiwa penembakan antar sesama anggota TNI terjadi di sebuah kafe dan tempat hiburan malam di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) dini hari.Insiden tersebut mengakibatkan seorang pr

  • Sabtu, 16 Mei 2026 15:03

    Viral Ibu-Ibu Ricuh Bawa Sound System di Konser Afgan, Netizen Sebut Pernah Berulah Sebelumnya

    JAKARTA-Jagat maya tengah diramaikan dengan video viral yang memperlihatkan ibu-ibu membuat kericuhan saat gelaran konser Afgan di mal Grand Indonesia. Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:51

    Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Semarang, 2 Orang Tewas

    SEMARANG, iNews.id " Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) malam mengakibatkan banjir bandang di dua kecamatan. Bencana ini memakan korb

  • Sabtu, 16 Mei 2026 14:36

    Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Targetkan 20 Ribu Unit Berdiri pada Agustus 2026.

    JAKARTA-Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Tidak tanggung-ta

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.