Kamis, 11 Agu 2022
  • Home
  • Hukrim
  • Polisi di Rohul Pergoki Istri Bareng Pria Lain dengan Celana Terbuka, Celakanya Pria Itu Juga Polisi

Polisi di Rohul Pergoki Istri Bareng Pria Lain dengan Celana Terbuka, Celakanya Pria Itu Juga Polisi

Admin
Rabu, 22 Jun 2022 09:48
pekanbaru.tribunnews.com

PASIRPANGARAIAN - Oknum polisi selingkuh dengan istri sesama anggota polisi di lingkungan Polres Rokan Hulu ( Rohul).

Suami sang wanita bahkan pernah mengintai dan memergoki secara langsung keduanya sedang bermesraan dengan kondisi celana terbuka.

Tak tahan dikecewakan iapun membuka aib itu dan minta diproses secara hukum.

Kasus perselingkuhan itu bergulir ke meja sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pasir Pangaraian pada Selasa (21/6/2022).

Persidangan terhadap oknum berinisial PN yang berstatus sebagai Polisi aktif itu diduga atas tindakan perselingkuhan bersama seorang wanita berinisial PR.

Mirisnya, wanita selingkuhan polisi itu merupakan istri sah rekan sesama polisi berinisial SS.

SS juga bertugas di lingkungan Polres Rokan Hulu.

Sidang yang berlangsung secara tertutup itu dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim PN Pasir Pangaraian Hendah Karmila didampingi Hakim Anggota Novelika dan Hakim Anggota Nurlaili di ruang sidang utama PN Pasir.

Sedangkan dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Rokan Hulu dihadiri oleh Jaksa Lita Warman yang hadir dalam persidangan yang berjalan tertutup itu.

Sayang, ketika sidang selesai masing-masing tergugat tidak berhasil diwawancarai karena menolak memberikan respon kepada awak media yang hadir di luar ruang sidang.

Sementara SS yang diwawancara belakangan mengatakan, dirinya merasa kecewa dengan jalannya persidangan tersebut.

Pasalnya, dia merasa kedua pelaku baik PN dan PR tidak memberikan keterangan secara jujur dan terbuka.

"Secara pribadi saya merasa kecewa dengan persidangan ini. Tadi Hakim Ketua juga sudah sempat menegur keduanya pada saat persidangan karena keterangan yang diberikan bertele-tele," ungkapnya.

SS menceritakan, perselingkuhan antara istrinya dengan PN sudah berlangsung lama.

Proses pemeriksaan atas kasusnya itu juga sudah dimulai sejak tahun lalu dan baru mencuat sekarang.

Awalnya, kata SS, PN merupakan orang yang menyewa rumah di dekat kediamannya bersama sang istri.

PN diketahui sering kedapatan oleh SS berada di rumahnya pada saat dia sedang tidak berada di rumah.

Tak tahan dengan kecurigaannya, SS kemudian mengintai dan berhasil menangkap basah PN tengah bersama istrinya dalam kondisi celana terbuka.

SS pun geram. Dia sempat menginterogasi mantan istrinya itu dan PN, namun keduanya sempat tidak mengaku.

"Akhirnya persoalan ini saya bawa ke Polres Rohul untuk diperiksa dan berhasil diketahui, bahwa keduanya sudah berhubungan selama setahun belakangan sebelum ketahuan pada tahun lalu," ungkap SS.

SS mengaku, dia telah menceraikan PR dan putusan pengadilan agama juga telah keluar beberapa waktu lalu.

Dia kemudian memilih untuk membuka kasus tersebut kepada publik lantaran kesal atas tidak jelasnya proses penyelesaian kasusnya itu.

SS berharap, dengan berjalannya proses peradilan umum di PN Pasir Pangaraian dapat memberikan keadilan pada dirinya dan anak-anaknya sebagai korban.

"Kami menikah sudah memiliki tiga orang anak. Dua orang anak yang sudah besar ikut dengan saya dan yang kecil, karena masih setahun ikut ibunya," jelas SS.

"Saat ini saya hanya berharap, agar saya mendapatkan keadilan dan si pelaku (PN, red) bisa mendapatkan pemecatan atas tindakannya tersebut," ucap SS mengakhiri.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2022 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.