Setelah Membunuh, Tersangka S Sempat Berbisik kepada Jenazah Pegawai Cantik Dispenda Inhil
Jumat, 31 Jul 2015 16:59
Setelah melakukan pembunuhan, ia kemudian mengambil perhiasan yang dikenakan sahabatnya yang bekerja sebagai pegawai honorer di kantor Dinas Pendapatan (Dispenda) Indragiri Hilir (Inhil), Riau tersebut.
Dan ternyata setelah mencomot benda berharga milik Minah, tersangka S sempat membisikkan sebuah kalimat ke telinga sahabatnya yang sudah terbaring tanpa nyawa itu.
''Aku minta maaf'',, kalimat itulah yang kiranya diucapkan tersangka.
Hal itu, diketahui saat rekonstruksi atau reka ulang adegan pembunuhan yang dilaksanakan di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Provinsi Riau.
Usai membisikkan kata maaf, tersangka kemudian pergi meninggalkan korban dan memasukan sepeda motor milik kepunyaan temannya itu ke dalam rumah yang menjadi TKP.
Reka ulang adegan, yang digelar Kamis (30/7/2015) semalam itu sendiri, memperagakan sebanyak 20 adegan, dimana selama proses tersebut, banyak masyarakat yang memenuhi jalan sekitar rumah korban untuk melihat langsung proses pembunuhan yang terjadi Selasa (9/6/2015) lalu itu.(grc)
Setelah melakukan pembunuhan,
ia kemudian mengambil perhiasan yang dikenakan sahabatnya yang bekerja
sebagai pegawai honorer di kantor Dinas Pendapatan (Dispenda) Indragiri
Hilir (Inhil), Riau tersebut.
Dan ternyata setelah mencomot
benda berharga milik Minah, tersangka S sempat membisikkan sebuah
kalimat ke telinga sahabatnya yang sudah terbaring tanpa nyawa itu.
''Aku minta maaf'',, kalimat itulah yang kiranya diucapkan tersangka.
Hal
itu, diketahui saat rekonstruksi atau reka ulang adegan pembunuhan yang
dilaksanakan di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan
Tembilahan, Kabupaten Inhil, Provinsi Riau.
Usai membisikkan
kata maaf, tersangka kemudian pergi meninggalkan korban dan memasukan
sepeda motor milik kepunyaan temannya itu ke dalam rumah yang menjadi
TKP.
Reka ulang adegan, yang digelar Kamis (30/7/2015) semalam
itu sendiri, memperagakan sebanyak 20 adegan, dimana selama proses
tersebut, banyak masyarakat yang memenuhi jalan sekitar rumah korban
untuk melihat langsung proses pembunuhan yang terjadi Selasa (9/6/2015)
lalu itu.(
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang
RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa