hukrim
Sindikat Upal Dibekuk Polsek Cilandak Jakarta Selatan
Jumat, 15 Jul 2016 13:44
JAKARTA – Sindikat peradaran uang palsu (upal) senilai Rp500 Juta berhasil dibongkar Petugas Polsek Cilandak, Jakarta Selatan.
Mereka ditangkap saat bertransaksi di Mal Cilandak Town Square Jakarta Selatan pada Kamis 14 Juli 2016.
"Petugas bertemu dengan pelaku yang menawarkan uang palsu Rp250 juta dari Rp500 juta yang ada," kata Kapolsek Cilandak Kompol Sujanto, di Jakarta, Jumat (15/7/2016).
Selain mengamankan upal dengan pecahan Rp100 ribu senilai Rp500 Juta, pihak kepolisian juga mengamankan lima orang pelaku yaitu Radil, Ade, Halim, Anum, dan Iway.
Pengungkapan sindikat ini berhasil dilakukan setelah pihak kepolisian menyamar sebagai pembeli upal kepada sindikat tersebut. Selanjutnya, petugas berjanji untuk bertemu para pelaku di pusat perbelanjaan kawasan Cilandak Jakarta Selatan tersebut.
Para pelaku tersebut menjalankan modus menyimpan uang asli pecahan Rp100 ribu pada bagian atas tumpukan uang, sedangkan bagian bawahnya uang palsu.
Kelima tersangka dijerat pasal 36 ayat (2) dan (3) Undang Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. (okezone.com)
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,