Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Tepergok Hendak Beli Sabu di Kampung Narkoba Samarinda, Sekuriti Bank Ditangkap BNN

Hukrim

Tepergok Hendak Beli Sabu di Kampung Narkoba Samarinda, Sekuriti Bank Ditangkap BNN

Sabtu, 11 Mei 2019 09:40
Merdeka.com
Sekuriti bank kepergok beli sabu.
SAMARINDA - BNN kota Samarinda kembali mengamankan 13 orang pemakai sabu saat hendak membeli sabu di rumah yang dijadikan loket jualan sabu, di kawasan Jalan Belatuk VII RT 21 Temindung Pernai, Samarinda. Padahal, lokasi itu sudah 2 kali digerebek BNN Kaltim dan mengamankan lebih 100 orang terduga pengedar dan pemakai sabu.

Pantauan merdeka.com di lokasi sekira pukul 16.00 WITA tadi, ada saja alasan para pemakai sabu, saat hendak membeli sabu. Mulai dari sekadar menjemput teman hingga pura-pura membeli kayu.

Seorang sekuriti bank, sempat memutar motornya, saat tahu lokasi yang dia dituju diadang petugas BNN berpakaian preman. Tujuannya, dia hendak menjemput temannya.

Sekuriti bank itu, sempat mengancam akan menuntut petugas apabila dia sampai dipecat hanya gara-gara diamankan petugas BNN. Petugas bergeming, dan membawa sekuriti itu ke kantor BNN Samarinda di Jalan Anggur.

"Saya tuntut nanti kalau saya sampai dipecat. Kan saya cuma mau jemput teman," seru sekuriti itu di lokasi.

Lain cerita lagi dengan 2 pemuda lainnya, yang juga terkejut lihat petugas BNN. Keduanya berdalih, hendak membeli kayu. Namun uang di kantongnya Rp 200 ribu, diduga hendak digunakan membeli sabu paket murah Rp 100 ribu per poket.

Ada 13 orang terduga pemakai sabu diamankan sore ini tadi, ke kantor BNN Kota Samarinda. Sekuriti itu akhirnya mengaku, ke Jalan Belatuk VII hendak membeli sabu.

"Saya terakhir pakai sabu 2 minggu lalu Pak," ujar sekuriti itu.

Kepada merdeka.com, Ketua RT 21 Asmuran mengatakan, hampir sepekan ini, orang tak dikenal memang lalu lalang di wilayahnya. "Loket jualan sabu itu pindahan dari tempat lain. Nonstop orang keluar masuk, ramai beli sabu 24 jam. Jelas kami resah. Bagus saja ditindak Pak," kata Asmuran.


Sumber: merdeka.com

Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 04 Mei 2026 16:47

    Harga Cabai Naik di Pasar Bengkalis, Ayam Potong dan Kampung Malah Turun

    BENGKALIS - Harga cabai merah di pasar Terubuk Bengkalis kembali mengalami kenaikan.Sejak tiga hari terakhir cabai merah di jual pedagang Pasar Terubuk kisaran Rp 40 ribu perkilogramnya.Bahkan kenaika

  • Senin, 04 Mei 2026 15:13

    Benarkah Makan Buah Apel Bisa Bikin Kurus?

    JAKARTA - Benarkah makan buah apel bisa bikin kurus? Yuk simak jawabannya. Di balik tampilan buah apel yang biasa, terdapat manfaat besar yang bisa didapat oleh tubuh, salah satunya dalam penurunan be

  • Senin, 04 Mei 2026 15:08

    Dokter Internship Meninggal, Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia Desak Bentuk Tim Audit

    JAKARTA - Majelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) mendesak adanya audit dan pembentukan tim audit terkait kasus meninggalnya dokter internship.Salah satu kasus terbarunya adalah kepergian dr.

  • Senin, 04 Mei 2026 14:29

    Waspada Heatstroke Saat Haji, Dokter Ingatkan Bahaya Suhu 40 Derajat Celsius

    Madinah - Cuaca panas ekstrem mulai menjadi perhatian serius bagi jemaah haji Indonesia. Suhu siang hingga sore hari mendekati musim haji diperkirakan mencapai 40 derajat Celsius. Suhu ekstrem ini men

  • Senin, 04 Mei 2026 14:16

    Kronologi dan Modus Pengasuh Pondok Pesantren di Pati Cabuli Puluhan Santriwati

    Kasus asusila ini terungkap saat Ali Yusron sebagai pengacara salah satu korban, membongkar modus terduga pelaku yang tega mencabuli puluhan santriwati. Ali menyebut bahwa terduga kiai cabul awalnya m

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.