Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Tujuh Awak Kapal Tangker Korban Perompak di Perairan Malaysia Ternyata Warga Indonesia

Tujuh Awak Kapal Tangker Korban Perompak di Perairan Malaysia Ternyata Warga Indonesia

Senin, 10 Agu 2015 14:50
Kapal Tangker yang dibajak perompak di perairan Malaysia.
PEKANBARU-Tujuh dari total delapan orang awak kapal Tangker Joaquim yang disekap dan jadi korban lima perompak, diketahui berkewarganegaraan Indonesia. Mereka berhasil diselamatkan oleh Lanal Dumai dan Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Bengkalis, saat kapal terombang ambing di radius tiga kilometer di perairan Bengkalis, Riau.

Direktur Polisi Perairan (Dirpolair), melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo menguraikan, total delapan orang awak ini informasinya sebagian sudah dievakuasi ke Kota Dumai, Riau. Sementara satu orang yang bertugas dibagian Cargo dievakuasi dengan helikopter Police Diraja Malaysia, karena mengalami luka di bagian kepala.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com, Senin (10/8/2015), identitas mereka adalah Nosu Jhon dumendehe (58) selaku nakhoda, warga Sangir, Sulut. Sedangkan enam orang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Saiful Aripin (35) warga Flores, Tiban Sekupang. Parma sembiring (32) warga asal Medan. Kairul Aman (40) asal Gresik. Aman girsang (58) asal Medan dan Budi Santoso (30) warga asal Sulsel, serta satu orang petugas Cargo bernama Sem.

Delapan orang itu, disekap lima perompak yang naik melalui sisi kiri kapal tangker. Usai itu, mereka dikumpulkan di mes home dan di kunci. Awak kapal itu tak berani melawan lantaran diancam dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam. Beruntung mereka lolos dari jendela kapal dan langsung menghubungi Police Malaysia.

kapal Tangker bernama lambung Joaquim yang dalam perjalanan dari Tanjung Pinang, Kepri, menuju Langkawi Malaysia, jadi sasaran lima orang perompak saat berada di wilayah hukum negara Diraja Malaysia. Kapal katanya mengangkut minyak Mentah 3.500 Metrik Ton senilai 700 ribu dolar US. (grc)
PEKANBARU, GORIAU.COM - Tujuh dari total delapan orang awak kapal Tangker Joaquim yang disekap dan jadi korban lima perompak, diketahui berkewarganegaraan Indonesia. Mereka berhasil diselamatkan oleh Lanal Dumai dan Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Bengkalis, saat kapal terombang ambing di radius tiga kilometer di perairan Bengkalis, Riau.


Direktur Polisi Perairan (Dirpolair), melalui Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo menguraikan, total delapan orang awak ini informasinya sebagian sudah dievakuasi ke Kota Dumai, Riau. Sementara satu orang yang bertugas dibagian Cargo dievakuasi dengan helikopter Police Diraja Malaysia, karena mengalami luka di bagian kepala.


Informasi yang dirangkum GoRiau.com, Senin (10/8/2015), identitas mereka adalah Nosu Jhon dumendehe (58) selaku nakhoda, warga Sangir, Sulut. Sedangkan enam orang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Saiful Aripin (35) warga Flores, Tiban Sekupang. Parma sembiring (32) warga asal Medan. Kairul Aman (40) asal Gresik. Aman girsang (58) asal Medan dan Budi Santoso (30) warga asal Sulsel, serta satu orang petugas Cargo bernama Sem.


Delapan orang itu, disekap lima perompak yang naik melalui sisi kiri kapal tangker. Usai itu, mereka dikumpulkan di mes home dan di kunci. Awak kapal itu tak berani melawan lantaran diancam dengan menggunakan senjata api dan senjata tajam. Beruntung mereka lolos dari jendela kapal dan langsung menghubungi Police Malaysia.


kapal Tangker bernama lambung Joaquim yang dalam perjalanan dari Tanjung Pinang, Kepri, menuju Langkawi Malaysia, jadi sasaran lima orang perompak saat berada di wilayah hukum negara Diraja Malaysia. Kapal katanya mengangkut minyak Mentah 3.500 Metrik Ton senilai 700 ribu dolar US. (

- See more at: http://www.goriau.com/berita/hukrim/tujuh-awak-kapal-tangker-korban-perompak-di-perairan-malaysia-ternyata-warga-indonesia.html#sthash.GKy2c492.dpuf
Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 20 Apr 2026 21:09

    Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT

    JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-

  • Senin, 20 Apr 2026 20:55

    DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

    JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di

  • Senin, 20 Apr 2026 20:46

    Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka

    JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid

  • Senin, 20 Apr 2026 20:42

    Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi

    JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan

  • Senin, 20 Apr 2026 20:15

    Ketahanan Pangan dan Energi, RI Siapkan Hilirisasi Ubi Kayu

    JAKARTA - Program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu dipersiapkan. Hal ini untuk mendukung agenda pemerintah yaitu program ketahanan pangan dan energi nasional.  Progra

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.