- Home
- Internasional
- Berputar-putar di Udara karena Masalah Teknis, Malaysia Airlines telat Mendarat
Internasional
Berputar-putar di Udara karena Masalah Teknis, Malaysia Airlines telat Mendarat
Sabtu, 10 Nov 2018 11:28
ADELAIDE - Penumpang penerbangan Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur mengatakan, mereka diberitahu bahwa masalah teknis menjadi alasan penundaan jadwal terbang sebelum mendarat di Adelaide pada Jumat (9/11/2018) pagi.
Penerbangan MH139 dijadwalkan untuk mendarat di Bandara Adelaide antara 7:30 pagi dan 8:00 pagi, tetapi pesawat itu berputar-putar di atas Teluk St Vincent dan kemudian melewati pinggiran utara kota sebelum mendarat dengan selamat di bandara dengan keterlambatan lebih dari 20 menit.
Manajemen Bandar Udara Adelaide mengatakan baik status siaga maupun darurat tidak diberlakukan, dan tidak jelas alasan penundaan tersebut.
Juru bicara Airservices Australia mengatakan bahwa permintaan untuk berputar-putar diajukan oleh pilot bukannya petugas kontrol lalu lintas udara.
Salah satu penumpang mengatakan bahwa mereka diberitahu selama penerbangan bahwa ada masalah teknis, dan ia takut akan pengalaman itu.
"Kami berpikir 'apa yang terjadi?' Karena sudah siap untuk mendarat, itu akan turun, dan kemudian naik lagi, "katanya.
"Setelah beberapa lama, kami diberitahu ada masalah teknis, tetapi kami panik."
"Mereka tidak memberi tahu kami sampai 20 menit setelah apa yang terjadi dan kemudian mereka mengatakan bahwa mereka tak bisa mendarat tepat waktu."
Penumpang melacak kemajuan penerbangan, tetapi mengatakan rinciannya terus berubah.
"Kami bisa lihat di peta bahwa pesawat ini pergi ke wilayah Elizabeth lalu kembali dan berputar-putar di Bandara Adelaide tetapi tidak mencapai Bandara Adelaide," katanya.
"Saya bisa lihat satu menit lagi lalu 1 kilometer lagi dan kemudian itu berubah ke 14 menit dan berubah lagi beberapa menit lebih lama."
"Orang-orang tak banyak bereaksi tetapi saya pikir semua orang panik. Mereka berpura-pura mereka tenang, tetapi mereka tidak. "
Penumpang lain mengatakan ia terkejut ketika pesawat terlihat membatalkan pendaratannya.
"Saya bisa melihat Mount Lofty dan anda berpikir, 'baiklah kita telah melihat itu, kita akan mendarat.' Dan kemudian pesawat naik, atau begitulah tampaknya bagi saya, "katanya.
"Kemudian pesawat berputar dalam lingkaran besar dan berupaya kedua kalinya untuk mendarat."
"Mereka mengatakan memiliki sedikit masalah teknis - saya pikir itu yang mereka katakan - dan mereka mencoba lagi untuk mendarat."
Seorang saksi di darat mengatakan pesawat itu melampaui runway sebelum mendengar pesawat membakar mesinnya.
Malaysia Airlines telah dihubungi untuk dimintai komentar.
(okezone.com)
Internasional
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie