Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Hamas : Pengunduran Diri Menhan Israel Adalah Kemenangan Bagi Palestina

Internasional

Hamas : Pengunduran Diri Menhan Israel Adalah Kemenangan Bagi Palestina

Kamis, 15 Nov 2018 15:58
Dok: Reuters
Lieberman mundur sebagai protes atas tercapainya gencatan senjata dengan kelompok bersenjata di Gaza.

GAZA - Hamas menyambut gembira mundurnya Menteri Pertahanan Israel, Avigdor Lieberman menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Tel Aviv dengan kelompok bersejata di Gaza yang di mediasi oleh Mesir. Hamas menyebut pengunduran diri Lieberman sebagai sebuah "kemenangan politik bagi Gaza" di tengah gencatan senjata yang rentan.

Juru Bicara Hamas, Sami Zuhri yang dikutip Al Jazeera pada Rabu mengatakan bahwa pengunduran diri Lieberman menandakan "pengakuan kekalahan dan kegagalan Israel dalam menghadapi perlawanan Palestina". Dia menambahkan bahwa keteguhan yang ditunjukkan oleh Palestina telah mengirimkan gelombang kejut kepada Israel.

Diberitakan sebelumnya, Lieberman mengatakan bahwa dia mengundurkan diri sebagai protes atas gencatan senjata yang ditengahi Mesir yang dicapai dengan kelompok-kelompok bersenjata di Gaza.

Gencatan senjata yang diumumkan pada Selasa oleh faksi-faksi yang dipimpin Hamas itu dimaksudkan untuk mengakhiri dua hari serangan udara Israel ke Gaza menyusul operasi rahasia Israel di wilayah itu yang dibalas oleh faksi Palestina dengan tembakan roket.

Setidaknya 15 warga Palestina dan dua orang Israel tewas dalam dua hari dalam kekerasan terburuk yang terjadi di Gaza dalam dua tahun terakhir. Lieberman telah mengusulkan serangan lebih hebat terhadap Hamas dan menyatakan mundur sebagai protes atas tercapainya gencatan senjata.

Sementara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendukung dilakukannya gencatan senjata tersebut dan mengatakan bahwa "kepemimpinan Israel melakukan hal yang benar".

Pengunduran diri Lieberman secara signifikan melemahkan pemerintah koalisi yang berkuasa Netanyahu dan tampaknya akan mendorong digelarnya pemilihan umum lebih awal.


(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • Selasa, 30 Jun 2026 15:37

    OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market

    Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor