Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Percakapan Telepon Pembunuh Khashoggi, Kuatkan Dugaan Keterlibatan Putra Mahkota Saudi

Internasional

Percakapan Telepon Pembunuh Khashoggi, Kuatkan Dugaan Keterlibatan Putra Mahkota Saudi

Selasa, 13 Nov 2018 15:00
okezone.com
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

ANKARA ? Rekaman pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi memuat sebuah percakapan yang dapat menguatkan dugaan keterlibatan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dalam kasus tersebut.

Laporan New York Times yang dilansir Al Jazeera, Selasa (13/11/2018) menyebutkan, dalam rekaman tersebut, salah seorang anggota tim pembunuh Arab Saudi terdengar menelepon atasannya sesaat setelah menghabisi nyawa Khashoggi dan mengatakan kepadanya untuk "memberitahu bos" bahwa misi mereka telah diselesaikan.

Mengutip tiga orang sumber yang mengetahui dengan baik mengenai rekaman pembunuhan Khashoggi yang dimiliki oleh intelijen Turki, New York Times melaporkan, meski percakapan dalam telepon itu tidak menyebutkan nama, pejabat Amerika Serikat (AS) meyakini bahwa "bos" yang dimaksud adalah Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Mereka melihat rekaman tersebut sebagai sebuah bukti kuat yang mengaitkan MbS, nama panggilan sang putra mahkota, dengan pembunuhan Khashoggi.

Sumber New York Times mengatakan, panggilan telepon dalam bahasa Arab tersebut dilakukan oleh Maher Abdulaziz Mutreb, salah satu dari 15 agen Saudi dikirim ke Istanbul untuk membunuh Khashoggi. Mutreb adalah seorang petugas keamanan yang sering bepergian dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Para pejabat Turki mengatakan rekaman audio tidak secara konklusif membuktikan keterlibatan MbS. Mereka mengatakan kepada pejabat AS, mereka percaya bahwa telepon itu ditujukan kepada salah satu ajudan dekat MbS. Namun, para analis mengatakan itu adalah petunjuk penting.

"Panggilan telepon seperti itu adalah yang paling dekat dengan sebuah bukti kuat yang bisa Anda dapatkan," kata Bruce Riedel, seorang mantan perwira CIA di Brookings Institution. "Itu bukti yang cukup memberatkan."

Pihak Arab Saudi membantah adanya keterlibatan putra mahkota dalam kasus Khashoggi, menyatakan bahwa MbS sama sekali tidak memiliki informasi apa pun mengenai pembunuhan tersebut.

Melalui pernyataannya, pihak Saudi mengatakan bahwa dari rekaman panggilan telepon yang didengar pihak intelijennya, Mutreb sama sekali tidak menyebutkan kata "beritahu bos Anda" seperti yang disebutkan oleh pihak AS dan Turki.


(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 16:47

    Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan

    JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:12

    Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda

    PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:09

    LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha

    JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang

  • Selasa, 30 Jun 2026 16:05

    Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir

    Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d

  • Selasa, 30 Jun 2026 15:37

    OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market

    Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor