- Home
- Internasional
- Pesawat Rusak, Kanselir Jerman Batal Hadiri Pembukaan KTT G20
Internasional
Pesawat Rusak, Kanselir Jerman Batal Hadiri Pembukaan KTT G20
Jumat, 30 Nov 2018 13:56
COLOGNE - Kanselir Jerman, Angela Merkel akan melewatkan pembukaan KTT G20 di Argentina setelah pesawatnya mengalami kerusakan berat yang memaksa pesawat tersebut melakukan pendaratan tak terjadwal tetapi aman.
Merkel dan Menteri Keuangan Jerman, Olaf Scholz akan melanjutkan perjalanan mereka ke Buenos Aires pada Jumat pagi, tetapi waktu penerbangan yang lama berarti mereka akan tiba setelah para pemimpin dunia sudah memulai diskusi mereka.
Pesawat Airbus A340 milik pemerintah yang membawa Merkel dan delegasinya ke KTT G20 berbalik arah setelah mengalami masalah teknis yang muncul satu jam setelah pesawat mengudara menuju ke Buenos Aires. Pesawat itu kemudian mendarat dengan selamat di bandara Cologne-Bonn.
"Itu adalah kerusakan yang serius," kata Merkel kepada wartawan beberapa jam kemudian sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (30/11/2018). "Untungnya, kami memiliki kru yang sangat baik dan pilot yang yang paling berpengalaman dari sayap misi udara khusus," tambahnya.
Kapten pesawat mengatakan kepada penumpang bahwa ia telah memutuskan untuk mendarat setelah "malfungsi dari beberapa sistem elektronik", tetapi mengatakan tidak ada risiko keamanan.
Dikutip dari Reuters, Merkel dan penumpang lainnya pada awalnya tetap di atas pesawat, yang disebut "Konrad Adenauer", ketika tim mekanik memeriksa remnya dan beberapa pemadam kebakaran menunggu di dekatnya.
Majalah Der Spiegel mengatakan seluruh sistem komunikasi tidak berfungsi, yang merupakan keadaan darurat yang serius, dengan awak dipaksa untuk merencanakan pendaratan menggunakan telepon satelit on-board.
Menteri Pertahanan, Ursula von der Leyen segera diberitahukan akan insiden tersebut, dan telah berusaha selama berjam-jam mengatur pesawat alternatif lain untuk membawa Merkel dan timnya.
Blog militer Jerman, Augengeradeaus melaporkan bahwa transponder pesawat mentransmisikan kode 7600 yang mengacu pada kerusakan radio.
Delegasi Merkel kemudian melakukan perjalanan dengan bus ke sebuah hotel di Bonn. Sumber-sumber delegasi mengatakan, mereka akan dibawa dengan pesawat yang berbeda ke Madrid , di mana delegasi tersebut akan berpindah ke pesawat komersial menuju ke Argentina.
Penundaan ini akan mempersulit jadwal Merkel pada pertemuan di Buenos Aires di mana anggota G20 diprediksi akan menghadapi negosiasi yang berat dalam berbagai isu.
Berdasarkan keterangan pemerintah Jerman, Merkel telah merencanakan pertemuan bilateral dengan presiden Amerika Serikat, China, Rusia dan India, tampaknya tidak akan tiba di Buenos Aires hingga Jumat malam. Masih belum jelas juga pertemuan-pertemuan bilateral mana yang perlu dijadwal ulang.
Menurut laporan media Jerman, Scholz juga tidak dapat terbang di
pesawat A340 yang sama bulan lalu setelah pertemuan Dana Moneter
Internasional di Indonesia. Mereka mengatakan masalah itu melibatkan
kerusakan yang disebabkan oleh hewan pengerat.
(okezone.com)
Internasional
Pendapatan Negara di Riau Tumbuh 12,69 Persen, APBN Masih Surplus Rp 463 Miliar
PEKANBARU - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Riau hingga akhir Mei 2026 menunjukkan hasil yang positif. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harg
Beredar Info Tim KPK Geledah Rumah dan Periksa Sekda Kuansing
Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan tengah sedang melakukam pemeriksaan sekaligus penggeledahan di rumah dinas Sekda Kuansing, Zulkarnain, Senin (29/2026. Informasi lain menyebutkan Bupa
Bahlil: RI Butuh 4 Juta KL Etanol Buat Program E20
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan soal kebutuhan etanol untuk menghadirkan BBM E20 tembus 4 juta kilo liter per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (
Seskab Teddy Sebut 30 Persen Peserta Magang Nasional 2025 Langsung Diterima Kerja
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam
Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Fokus Cari Solusi
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberaniannya menghadapi dan menyelesa