Senin, 22 Jun 2026

Internasional

1.000 Militan ISIS Kabur dari Suriah Bawa Uang Tunai Rp 2,7 T

Senin, 18 Feb 2019 15:48
Detik.com
Ilustrasi
DAMASKUS - Lebih dari 1.000 militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dilaporkan kabur dari Suriah ke Irak dalam enam bulan terakhir. Militan-militan ISIS itu diduga membawa uang tunai sebanyak US$ 200 juta (Rp 2,7 triliun) bersama mereka.

Seperti dilansir CNN, Senin (18/2/2019), informasi tersebut diungkapkan oleh seorang pejabat militer Amerika Serikat (AS) yang memahami situasi terkini soal ISIS dan Suriah.

Dituturkan pejabat AS yang enggan disebut namanya itu, para militan ISIS terus melarikan diri sementara pertempuran terakhir terus berlangsung di markas terakhir ISIS di Suriah bagian tenggara. Menurut pejabat AS itu, banyak militan ISIS yang kabur ke kawasan pegunungan dan gurun Irak sebelah barat.

Ditambahkan seorang pejabat AS lainnya bahwa beberapa militan ISIS yang kabur itu merupakan mantan anggota kelompok Al-Qaeda di Irak. Tidak disebutkan lebih lanjut soal sumber uang tunai sebanyak US$ 200 juta (Rp 2,7 triliun) yang dibawa kabur militan ISIS dari Suriah dalam enam bulan terakhir.

Para pejabat AS itu menyebutkan bahwa kekuatan ISIS mulai ditaksir dan dianalisis pada hari-hari terakhir mereka di Suriah. Awal bulan ini, Jenderal Joseph Votel, jenderal bintang empat yang memimpin operasi militer AS di Timur Tengah, memperkirakan ada sekitar 20 ribu hingga 30 ribu militan ISIS yang tersisa saat ini. Jumlah itu tidak berbeda jauh dengan perkiraan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Agustus 2018.

Laporan Departemen Pertahanan AS pada musim panas lalu memperkirakan sekitar 15.500 hingga 17.100 militan ISIS masih tersisa di Irak, sedangkan sekitar 14 ribu militan ISIS lainnya masih ada di Suriah.

Sedikit bertolak belakang dengan Presiden AS Donald Trump, seorang pejabat diplomatik senior AS memberikan definisi berbeda soal istilah 'mengalahkan' dalam menyangkut kekhalifahan ISIS. Menurut pejabat senior itu, istilah 'mengalahkan' ISIS tidak sebatas pada keberadaan kekhalifahan ISIS secara fisik saja.

"Maksud kami adalah mengalahkan jaringannya (ISIS)," sebut pejabat diplomatik senior itu. Yang dimaksud dengan jaringan ISIS antara lain sumber pendanaan yang masih berlanjut hingga kini, pihak-pihak yang menyuplai senjata dan pihak-pihak yang memberikan tempat persembunyian untuk militan-militan ISIS.

Ada puluhan ribu orang yang diyakini terlibat dalam jaringan ISIS. Hal itu telah disinggung komunitas intelijen saat memberi penjelasan kepada Kongres AS.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 22 Jun 2026 16:29

    Jadwal Bola Malam Ini 22-23 Juni 2026: Argentina, Prancis, dan Senegal

    Jadwal bola malam ini, Senin (22/6/2026) hingga Selasa (23/6/2026) pagi WIB, menyajikan sejumlah pertandingan menarik pada lanjutan fase grup Piala Dunia 2026. Sejumlah tim unggulan dunia akan kembali

  • Senin, 22 Jun 2026 16:26

    Dahlan Iskan Tantang Bahlil Cabut Izin Tambang Batu Bara Pelanggar DMO

    JAKARTA - Ancaman pemadaman bergilir di Indonesia akibat menipisnya stok batu bara untuk pembangkit listrik mendapat sorotan tajam. Mantan Direktur Utama (Dirut) PLN sekaligus Menteri BUMN era SBY Dah

  • Senin, 22 Jun 2026 16:18

    Dedi Mulyadi Angkat Suara soal Pemadaman Listrik di Jabar: Bisa Menganggu Industri dan Produknya Gagal

    Sejumlah wilayah di Jawa Barat termasuk Bandung Raya mengalami pemadaman listrik PLN. Banyak warga yang mengeluh akibat pemadaman tersebut, karena telah menganggu aktivitas.Gubernur Jabar, Dedi Mulyad

  • Senin, 22 Jun 2026 15:36

    Aliansi Masyarakat Jakarta Gelar Aksi di Patung Kuda, Dukung MBG Dilanjutkan

    Jakarta-Massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap keb

  • Senin, 22 Jun 2026 15:32

    Terpilih ke Istana Negara, Rizqy dan Arifa Jadi Wakil Riau di Paskibraka Nasional 2026

    PEKANBARU â€" Kabar membanggakan datang dari Provinsi Riau.Setelah melalui rangkaian seleksi dan verifikasi tingkat pusat yang berlangsung di Jakarta, dua pelajar terbaik Riau resmi terpilih sebagai C

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.