Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • 19 Staf Tewas dalam Jatuhnya Ethiopian Airlines, Sekjen PBB Sangat Berduka

Internasional

19 Staf Tewas dalam Jatuhnya Ethiopian Airlines, Sekjen PBB Sangat Berduka

Senin, 11 Mar 2019 09:16
Antonio Guterres (Dok. Anadolu Agency)
NEW YORK - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Atonio Guterres, sangat berduka atas insiden jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines yang menewaskan 157 orang termasuk belasan staf PBB. Guterres menyatakan PBB terus berkomunikasi dengan otoritas Ethiopia terkait para staf yang ikut menjadi korban.

"Dia menyampaikan simpati mendalam dan solidaritas untuk keluarga dan orang-orang tercinta para korban, termasuk pada anggota staf Perserikatan Bangsa-Bangsa, juga menyampaikan belasungkawa tulus kepada pemerintah dan rakyat Ethiopia," demikian pernyataan Sekjen PBB seperti dilansir AFP, Senin (11/3/2019).

"Perserikatan Bangsa-Bangsa sedang dalam komunikasi dengan otoritas Ethiopia dan bekerja secara saksama dengan mereka untuk menyusun detail soal para personel PBB yang kehilangan nyawa dalam tragedi ini," imbuh pernyataan itu.

toritas Ethiopia telah menyatakan 157 penumpang dan awak pesawat jenis Boeing 737 Max 8 itu tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada Minggu (11/3) waktu setempat. Pesawat tujuan Nairobi, Kenya itu dilaporkan jatuh beberapa saat setelah lepas landas dari Addis Ababa.

Disebutkan otoritas setempat bahwa korban tewas berasal dari 35 negara plus satu orang memakai paspor PBB.

Sebelumnya, Direktur Organisasi Migrasi Nasional (IOM), Antonio Vitorino, dalam pernyataannya menyebut sedikitnya 19 staf lembaga-lembaga terkait PBB tewas dalam insiden itu. Jumlah ini belum final karena diketahui hanya beberapa orang yang mengabarkan rencana perjalanan mereka ke pihak PBB. Beberapa orang lainnya tidak mengabarkan sama sekali. Selain itu, tidak semuanya memakai paspor PBB untuk bepergian.

Selain IOM, sebut Vitorino, staf PBB yang tewas bekerja diketahui untuk lembaga-lembaga seperti World Food Program, UN Refugee Agency, World Bank dan UN Environment Agency. Para staf PBB itu diketahui terbang dengan Ethiopian Airlines menuju Nairobi, Kenya untuk menghadiri konferensi PBB di sana.

Sebelumnya, Kedutaan Besar Indonesia di Roma, Italia, menyatakan bahwa satu WNI yang tewas merupakan seorang perempuan yang tinggal di Roma dan bekerja untuk World Food Program, badan pangan yang bernaung di bawah PBB. Identitas WNI itu belum diketahui secara jelas.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.