- Home
- Internasional
- 540 Kilogram Ganja Hilang, Polisi Salahkan Tikus yang Kecanduan
Internasional
540 Kilogram Ganja Hilang, Polisi Salahkan Tikus yang Kecanduan
Sabtu, 14 Apr 2018 10:03
BUENOS AIRES – inspektur polisi di Pilar, Provinsi Buenos Aires Argentina, baru-baru ini ditanya tentang hilangnya 540 kilogram mariyuana dari ruang bukti. Penjelasan terbaik yang bisa mereka berikan mengenai kejadian itu adalah mengatakan bahwa ganja-ganja tersebut dimakan oleh tikus yang kecanduan.
Kejadian itu dimulai pada April 2017, ketika Komisaris Emilio Portero menggantikan mitranya, Javier Specia, sebagai kepala departemen kepolisian di Pilar, sebuah kota yang terletak 60 km dari Ibu Kota Argentina, Buenos Aires. Protokol menyatakan bahwa dalam kasus seperti pengalihan perintah, semacam inventarisasi segala sesuatu yang tersisa di tangan penggantinya oleh petugas yang ditransfer ke unit lain ditandatangani.
Meskipun inventaris itu diduga dilakukan, tetapi dokumen tersebut tidak pernah ditandatangani oleh Specia, sehingga membuat Portero curiga. Dia memberi tahu Divisi Urusan Internal Kepolisian, yang kemudian menugaskan Gendarmerie Nasional untuk melakukan inventarisasi resmi.
Setelah memeriksa semua barang di ruang bukti, Gendarmerie Nasional melaporkan bahwa dari 6.000 kg mariyuana yang disebutkan dalam dokumen transfer Specia, 540 kg belum ditemukan. Hakim Adrián González Charvay membuka penyelidikan dan memanggil Komisaris Javier Specia dan tiga bawahannya untuk bersaksi tentang narkotika yang hilang. Menariknya, mereka semua memberikan alibi yang sama - bahwa 540 kg mariyuana itu semuanya telah dimakan tikus.
Divisi Urusan Internal melakukan penyelidikan lain untuk memeriksa kebenaran klaim mereka, tetapi tidak menemukan bukti yang mungkin menunjukkan bahwa tikus memang bertanggung jawab atas hilangnya sejumlah besar narkotika tersebut.
"Narkotika itu berada dalam kondisi kering yang absolut, karena mereka berada di gudang selama sekitar dua tahun, yang memaksa kami untuk menyelidiki apakah invasi binatang pengerat dapat memakan begitu banyak marijuana, tetapi para ahli yang kami konsultasikan menyimpulkan bahwa itu sangat tidak mungkin karena jika telah terjadi, tikus akan mati, dan tidak ada bangkai hewan yang terdeteksi di dalam ruangan, "kata para penyelidik dalam sebuah pernyataan yang dilansir Oddity Central Sabtu (14/4/2018).
Kurangnya bukti mengenai serangan tikus dan pernyataan inventaris Komisaris Specia yang hilang tahun lalu meyakinkan hakim untuk melanjutkan kasus ini. Sejauh ini, tidak ada tindakan disipliner yang diambil terhadap mereka, tetapi Specia dan bawahannya akan dihadapkan ke pengadilan federal bulan depan.
(Okezone.com)
Internasional
Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal
TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi
Kronologi Pesawat Dibakar dan Ditembak KKB di Papua, Pilot Meninggal Dunia
Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi penembakan pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunun
TNI Kejar KKB Penembak Pilot AS di Papua
Jakarta - TNI melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pelaku penembakan Nicholas F. Goselin, pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung
Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara
Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat daya Pulau Doi, Maluku Utara. Getarannya terasa pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.31 WITA.Berdasarkan data BMKG, pusat gempa be