- Home
- Internasional
- Arkeolog Amatir Temukan Harta Peninggalan Raja Legendaris Denmark
Internasional
Arkeolog Amatir Temukan Harta Peninggalan Raja Legendaris Denmark
Rabu, 18 Apr 2018 10:18
SCHAPRODE - Sejumlah besar koin perak dari masa Viking ditemukan oleh beberapa arkeolog amatir di wilayah Laut Baltik. Perhiasan dan koin-koin tersebut diduga merupakan milik dari raja Denmark legendaris, Harald Bluetooth.
Radio Denmark yang dilansir Sputnik, Rabu (18/4/2018) mewartakan, tumpukan besar perak yang berasal dari tahun 900-an telah ditemukan di Jerman utara. Yang berada di balik penemuan spektakuler di ladang tandus di Pulau Rügen itu adalah sekelompok arkeolog amatir bersama beberapa rekan profesional mereka.
Total, sebanyak 600 koin perak, kalung, bros, manik-manik dan cincin berhasil digali.
Harta karun itu awalnya ditemukan oleh arkeolog amatir René Schön bersama dengan seorang pelajar berusia 13 tahun Luca Malaschnitschenko. Mereka mulanya mengira menemukan limbah aluminium. Tiga koin pertama yang berasal dari zaman Viking digali pada Januari, yang mendorong dilakukannya penggalian lebih lanjut di wilayah seluas lebih dari 400 meter persegi tanpa memublikasikan hasil temuan mereka.
Temuan Ini bukanlah harta pertama yang ditemukan di pantai timur laut Jerman. Pada 1872 dan 1874, sebuah dekorasi emas besar dalam 16 bagian ditemukan di pulau Hiddensee di sekitar Rügen. Perhiasan itu juga diyakini berhubungan dengan Harald Bluetooth atau keluarga.
Meskipun sejarawan memperingatkan agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan mengenai temuan tersebut, banyak yang menunjukkan hubungan antara penemuan harta emas sebelumnya dan simpanan perak yang ditemukan baru-baru ini. Kedua harta tersebut terkubur di daerah yang tidak berpenghuni yang berdekatan dengan situs pemakaman Zaman Perunggu.
Harald Bluetooth adalah putra penguasa pertama kerajaan Denmark dan pendiri Dinasti Jelling. Selama pemerintahannya yang berlangsung selama beberapa dekade, Harald memperkenalkan agama Kristen dan mengonsolidasikan kekuasaannya atas sebagian besar Jutland dan Selandia, serta sebagian dari Norwegia dan Swedia masa kini. Pada puncak zaman Viking, para pelaut Nordik mendirikan banyak permukiman di tempat yang sekarang menjadi Polandia, Jerman, dan Baltik.
Sesaat sebelum kematiannya, Harald Bluetooth terlibat dalam perseteruan sengit dengan putranya sendiri Sweyn Forkbeard. Menurut ahli sejarah, dia memutuskan untuk mengubur perhiasannya sebelum pertempuran Helgenæs, di mana dia menderita kekalahan. Terluka, Harald Bluetooth yang digulingkan pindah ke benteng Jomsborg, di mana dia kemudian meninggal.
Nama Harald Bluetooth kemudian digunakan untuk teknologi nirkabel Bluetooth yang juga memiliki logo dari inisial nama raja legendaris itu.
(okezone.com)
Internasional
Pengedar Sabu di Kampung Narkoba Panger Pekanbaru Diciduk
PEKANBARU - Seorang pria berinisial BS, ditangkap tim Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau saat diduga hendak mengedarkan sabu di kawasan kampung narkoba Pangeran Hidayat (Panger), Kota Peka
112 Hewan Peliharaan di Rohul Mendapat Vaksin Rabies
PASIR PANGARAIAN - Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Rohul memvaksin 112 hewan peliharaan di hari pertama pelaksanaan bulan vaksinasi, Kamis (2/7/2026). Vaksinasi akan terus dilakukan hingga
Gantikan Suhardiman Amby, Mukhlisin Terima SK Plt Bupati Kuansing
PEKANBARU �" Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Mukhlisin, resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing setelah menerima Surat Keputusan (SK) dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubern
TNI Polri di Pusaran Korupsi MBG
Jakarta - Kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menyeret aparat aktif dari dua institusi negara, yakni Polri dan TNI. Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan seorang p
3,37 Ton Bahan Baku Liquid Vape dari Kuncup Bunga Ganja Disita Petugas Gabungan
Petugas gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Polda Jawa Timur menggagalkan peredaran lebih dari tiga ton kuncup bunga ganja yang diduga akan diolah