Rabu, 22 Apr 2026

Internasional

Bandaranya Diserang Rudal Houthi, Arab Saudi Peringatkan Iran

Kamis, 13 Jun 2019 14:15
Dok: Reuters
kelompok pemberontak Houthi
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi menuding musuh lamanya, Iran telah memerintahkan serangan rudal kelompok pemberontak Houthi ke sebuah bandara Saudi. Saudi pun mengingatkan Iran akan adanya konsekuensi serius atas serangan tersebut.

"Berlanjutnya agresi rezim Iran dan eskalasi sembrono, baik secara langsung atau melalui milisinya, akan menghasilkan konsekuensi yang serius," kata Wakil Menteri Pertahanan Saudi, Pangeran Khaled bin Salman dalam cuitan di Twitter seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (13/6/2019).

Kelompok pemberontak Houthi di Yaman menembakkan rudal ke bandara di kawasan resor pegunungan populer, Abha di Saudi bagian selatan pada Rabu (12/6) waktu setempat. Serangan rudal itu menyebabkan 26 orang mengalami luka-luka. Serangan itu merusak area terminal kedatangan bandara dan menyebabkan penutupan bandara selama beberapa jam. Bandara tersebut diketahui melayani penerbangan rute domestik dan regional.

"Kami akan menghadapi kejahatan milisi Houthi dengan tekad yang tak tergoyahkan," tegas Pangeran Khaled.

"Serangan mereka terhadap sebuah bandara sipil menunjukkan pada dunia tentang kecerobohan eskalasi Iran dan bahaya yang ditimbulkan bagi keamanan dan stabilitas regional," imbuhnya.

"Rezim Iran adalah satu-satunya pihak di wilayah ini yang telah mengejar eskalasi sembrono, lewat penggunaan rudal-rudal balistik dan UAV (kendaraan udara tak berawak) untuk secara langsung menargetkan instalasi sipil dan warga sipil tak bersalah," ujar Pangeran Khaled.

"Selama 40 tahun, rezim Iran telah menyebarkan kekacauan, kematian dan kehancuran, dengan mensponsori dan mendanai organisasi teroris termasuk Houthi," cetusnya.

Serangan rudal ini terjadi setelah bulan lalu, sebuah fasilitas minyak Saudi diserang drone bersenjata yang diklaim oleh Houthi. Otoritas Saudi menuding Iran sebagai pihak yang memerintahkan serangan itu. Tuduhan itu dibantah keras oleh Iran.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.