Senin, 27 Apr 2026

Internasional

Banjir Bandang Terjang Iran, 19 Orang Tewas dan 119 Luka-luka

Selasa, 26 Mar 2019 11:46
Dok: Reuters
Banjir bandang terjang Iran
TEHERAN - Banjir bandang menerjang wilayah Iran hingga menewaskan sedikitnya 19 orang. Sekitar 119 orang lainnya mengalami luka-luka akibat banjir yang dipicu hujan lebat sangat intens ini.

Seperti dilaporkan kantor berita Iran, Tasnim News Agency dan dilansir CNN, Selasa (26/3/2019), korban tewas dan korban luka dalam banjir bandang ini banyak berasal dari kota Shiraz di Provinsi Fars.

Gubernur Provinsi Fars, Enayatollah Rahimi, menyatakan bahwa hujan lebat yang singkat namun intens telah memicu banjir bandang yang menggenangi jalanan utama antara Shiraz dan Esfahan. Genangan banjir ini membuat banyak orang terjebak. Para pejabat setempat tidak punya cukup waktu untuk memperingatkan orang-orang di wilayah tersebut.

Gubernur Rahimi menyatakan bahwa situasi kini terkendali dan para petugas penyelamat serta relawan kemanusiaan telah dikerahkan ke area-area yang dilanda banjir.

Disebutkan pakar meteorologi CNN, Taylor Ward, bahwa sistem badai dahsyat di wilayah Iran memicu hujan deras dengan curah hujan setara satu bulan hanya dalam beberapa jam saja. Kondisi itu ditambah kondisi permukaan tanah di area tersebut telah memicu efek corong yang biasa terjadi saat banjir bandang ekstrem.

Badan darurat dan penyelamat setempat dalam kondisi siaga penuh, khususnya di Isfahan dan Teheran, karena hujan deras diprediksi terus mengguyur sebagian besar wilayah Iran, terutama bagian barat daya hingga tengah Iran. Badai diperkirakan akan menyelimuti Iran hingga Selasa (26/3) pagi waktu setempat sebelum mereda pada malam harinya.

Reuters melaporkan sekitar 26 provinsi dari 31 provinsi di Irak kini mendapatkan peringatan banjir bandang akibat hujan lebat yang mengguyur. Televisi nasional setempat menyebut desa-desa dekat sungai dan bendungan setempat telah dievakuasi sebagai antisipasi meluapnya ketinggian air.

Otoritas Iran juga memperingatkan potensi banjir melanda ibu kota Teheran juga Provinsi Khuzestan yang kaya minyak dalam 48 jam ke depan.

Mengutip kepala dinas layanan medis darurat Iran, Pirhossein Kolivand, korban tewas akibat banjir bandang di Shiraz termasuk empat anak-anak.

Media-media lokal menunjukkan foto dan rekaman mobil-mobil saling bertumpuk di tengah genangan lumpur dan banjir cukup dalam. Kantor berita ISNA menyebut banjir yang cukup tinggi telah merendam ribuan rumah warga di Shiraz dan beberapa kota lainnya.

Dalam langkah yang tergolong langka, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyerukan kepada Angkatan Bersenjata Iran untuk membantu menangani provinsi-provinsi yang dilanda banjir.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.