- Home
- Internasional
- Baru Menikah 12 Hari, Pemadam Ini Tewas Terbakar
Baru Menikah 12 Hari, Pemadam Ini Tewas Terbakar
Jumat, 14 Agu 2015 11:42
TIANJIN-Ledakan dahsyat di kota pelabuhan Tianjin, China, menewaskan sedikitnya 12 pemadam kebakaran. Ada sebuah kisah yang menyedihkan dalam insiden tersebut.
Salah seorang pemadam kebakaran bernama Yin Yanrong menjadi korban dalam ledakan dahsyat di Tianjin tersebut. Ironisnya, pemadam kebakaran dari Heilongjiang, China, itu baru menikah selama 12 hari.
Seperti diberitakan Shanghaiist, Jumat (14/8/2015), lebih menyedihkan lagi istri Yin dikabarkan sedang mengandung anak pertama dari pernikahan mereka.
Sementara itu, sejumlah orang melakukan penghormatan kepada beberapa pemadam kebakaran yang menjadi korban insiden tersebut.
Kebakaran itu, sendiri terjadi pada Rabu 12 Agustus 2015. Sejauh ini, sudah 44 orang yang dikabarkan tewas karena kebakaran tersebut.
Kemendes PDT dan FAO Gelar Pelatihan Perkuat Tata Kelola Sistem Pangan Berkelanjutan
JAKARTAâ€" Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), bekerja sama dengan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), hari ini meluncurkan program pelatih
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie