Selasa, 21 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Bersitegang dengan Iran, AS Kerahkan Pesawat Siluman F-22 ke Qatar

Internasional

Bersitegang dengan Iran, AS Kerahkan Pesawat Siluman F-22 ke Qatar

Sabtu, 29 Jun 2019 13:54
Detik.com
Jet tempur siluman F-22 Raptor
Washington - Militer Amerika Serikat mengerahkan jet-jet tempur siluman F-22 Raptor ke Qatar untuk pertama kalinya. Pengerahan ini dilakukan untuk memperkuat pasukan AS di kawasan Teluk di tengah ketegangan dengan Iran.

Komando Militer Pusat Angkatan Udara AS menyatakan dalam sebuah statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (29/6/2019), pesawat-pesawat siluman F-22 Raptor tersebut dikerahkan untuk "membela pasukan dan kepentingan Amerika." Tidak disebutkan secara rinci berapa jumlah pesawat siluman yang dikerahkan.

Sebuah foto yang dirilis militer AS menunjukkan lima jet F-22 Raptor terbang di atas Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar.

Pengerahan pesawat-pesawat berteknologi tinggi ini dilakukan di tengah ketegangan antara Teheran dan Washington setelah Presiden AS Donald Trump secara sepihak menyatakan mundur dari kesepakatan nuklir dengan Iran tahun 2015, dan menerapkan kembali sanksi-sanksi terhadap negara republik Islam itu.

Ketegangan pun makin meruncing pekan lalu ketika Iran menembak jatuh sebuah drone militer AS di atas perairan Teluk yang sensitif, menyusul serangkaian serangan terhadap kapal-kapal tanker minyak. Washington menuding Teheran mendalangi serangan-serangan kapal tanker tersebut. Namun pemerintah Iran membantah keras tuduhan itu.

Pada Senin (24/6) waktu setempat, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memberlakukan sanksi-sanksi baru terhadap Iran. Langkah ini menjadi upaya AS untuk meningkatkan tekanan setelah Iran menembak jatuh drone militer AS.

Pemerintahan Trump secara khusus menargetkan Ayatollah Ali Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran dan para pejabat senior Iran. Menteri Keuangan AS, Steve Mnuchin, menambahkan bahwa Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Javad Zarif, juga dijatuhi sanksi.

Trump menyebut sanksi-sanksi itu merupakan bagian dari respons terhadap aksi Iran menembak jatuh drone militer AS di perairan Selat Hormuz. AS bersikeras menyatakan drone itu mengudara di wilayah internasional saat ditembak jatuh, pekan lalu. Namun Iran mengklaim drone AS telah melanggar wilayah udaranya.

Sanksi-sanksi terbaru AS itu bertujuan untuk membatasi akses pemimpin Iran terhadap sumber-sumber finansial, menghalangi pemimpin dan pejabat senior Iran untuk memakai sistem finansial AS atau mengakses aset apapun yang ada di wilayah AS.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.