- Home
- Internasional
- Demonstran RUU Ekstradisi Coba Pecahkan Kaca Gedung Parlemen Hong Kong
Internasional
Demonstran RUU Ekstradisi Coba Pecahkan Kaca Gedung Parlemen Hong Kong
Senin, 01 Jul 2019 15:37
Diketahui bahwa otoritas Hong Kong sebelumnya mengumumkan penundaan pembahasan RUU ekstradisi hingga batas waktu yang tak ditentukan. Namun para demonstran menuntut agar RUU yang mengatur ekstradisi ke China itu dicabut selamanya. RUU itu banyak diprotes karena dikhawatirkan akan melemahkan penegakan hukum di Hong Kong.
Seperti dilansir Reuters dan AFP, Senin (1/7/2019), dalam aksi protes terbaru di luar gedung parlemen atau yang disebut sebagai Dewan Legislatif Hong Kong, para demonstran berusaha memecahkan pintu kaca di sekitar gedung. Mereka menggunakan troli dan tiang dari logam untuk memecahkan pintu kaca.
Sejumlah demonstran terus berusaha memecahkan pintu kaca tersebut. Video insiden tersebut yang beredar luas di media sosial menunjukkan momen saat para demonstran yang memakai helm dan masker pelindung mendorong troli logam yang berisi kardus ke arah pintu kaca pada gedung parlemen.
Ketegangan meningkat saat polisi membentangkan spanduk warna merah yang isinya memperingatkan para demonstran untuk menghentikan aksi mereka atau polisi akan menggunakan kekerasan. Sejumlah anggota parlemen ikut turun tangan, meminta para demonstran untuk menghentikan aksinya.
"Dalam beberapa tahun terakhir, orang-orang mulai semakin aktif, karena mereka mendapati cara-cara damai tidak berhasil," sebut salah satu demonstran bernama Chen (24).
Lebih dari 1 juta orang turun ke jalanan sejak tiga pekan terakhir, untuk meluapkan kemarahan dan frustrasi pada pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, yang pro-Beijing. Lam sendiri telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik, termasuk soal respons kepolisian yang menggunakan kekerasan terhadap demonstran.
Sumber: detik.com
Internasional
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,