- Home
- Internasional
- Dewan Hubungan Amerika-Islam Kecam Keras Komentar Rasis Trump
Internasional
Dewan Hubungan Amerika-Islam Kecam Keras Komentar Rasis Trump
Kamis, 18 Jul 2019 14:19
"Kicauan rasis terbaru dari Trump menggaungkan teriakan bigot 'kembali ke tempat asal Anda' yang setiap hari didengar oleh wanita dan anak-anak muslim Amerika, para imigran dan anggota kelompok minoritas lainnya di seluruh wilayah negara ini," tegas Direktur Eksekutif Nasional CAIR, Nihad Awad.
Kecaman itu disampaikan Awad dalam pernyataannya seperti dilansir media Israel, The Jerusalem Post, Kamis (18/72019).
"Sungguh menyedihkan melihat penghuni Ruang Oval bertransisi dari memberdayakan dan mendorong ejekan rasis hingga sungguh-sungguh menggunakannya sendiri. Jika Trump meneriakkan hal yang sama kepada seorang wanita muslim yang memakai hijab di Walmart, dia bisa ditangkap," cetus Awad.
"Komentar presiden (yang menyebut) bahwa tokoh seperti Alexandria Ocasio-Cortez, Ilhan Omar, Rashida Tlaib dan Ayanna Pressley tidak lebih Amerika daripada dirinya, tidak hanya penuh kebencian dan tidak akurat, tapi juga menyebarluaskan gagasan nasionalisme kulit putih yang telah dipilih untuk dijagokannya saat memimpin negara kita," demikian kecaman MPAC.
Trump tengah menuai kontroversi dengan komentar bernada rasis terhadap empat perempuan anggota Kongres AS dari Partai Demokrat, yakni Alexandria Ocasio-Cortez, Ilhan Omar, Rashida Tlaib dan Ayanna Pressley.
Dalam pernyataan via Twitter pada Minggu (14/7) lalu, Trump menyebut keempat wanita anggota Kongres itu 'berasal dari negara-negara dengan pemerintahan kacau' dan menyatakan bahwa mereka 'harusnya kembali (ke negara asal)'.
Tak hanya itu, dalam pernyataan pada Senin (15/7) lalu, Trump menuduh wanita-wanita itu memiliki 'kecintaan' pada 'musuh (AS) seperti Al-Qaeda'. Diketahui bahwa Ocasio-Cortez atau yang dipanggil ACO -- mewakili New York -- merupakan keturunan Puerto Rico, kemudian Omar -- mewakili Minnesota -- merupakan keturunan Somalia, lalu Tlaib -- mewakili Michigan -- merupakan keturunan Palestina dan Pressley -- mewakili Massachusetts -- merupakan keturunan Afrika-Amerika.
"Mereka sangat tidak senang; saya mengamati mereka dan semua yang mereka lakukan adalah mengeluh. Jadi, jika Anda tidak senang, Anda bisa pergi. Saya yakini orang-orang tidak akan merindukan mereka," tegas Trump.
Menanggapi seruan Trump itu, keempat wanita anggota Kongres AS itu menegaskan mereka 'tidak akan bisa dibungkam'. Omar, salah satu anggota Kongres AS yang diserang Trump, menyebut komentar itu sebagai 'serangan rasis secara terang-terangan' terhadap empat anggota Kongres dengan 'kulit berwarna'.
Pee Wee Gaskins Resmi Gabung Wecord Evermore Indonesia, Fans Tak Sabar Album Baru!
JAKARTA - Kabar menggembirakan datang dari skena musik Tanah Air. Band legendaris, Pee Wee Gaskins, resmi bergabung dengan Wecord Evermore Indonesia. Bergabungnya PWG menandai babak baru dalam pe
Madonna Tiba-Tiba Muncul di Panggung Sabrina Carpenter, Bikin Heboh Coachella 2026
JAKARTA - Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026 semakin meriah karena adanya kejutan dari Madonna. Pasalnya, ratu pop dunia itu tiba-tiba muncul di panggung saat Sabrina Carpenter sedang
Lisa BLACKPINK Tuai Reaksi Beragam usai Tampil di Coachella 2026, Kurang Persiapan?
JAKARTA - Penampilan Lisa BLACKPINK di panggung Coachella 2026 kembali menjadi sorotan. Kali ini ia tampil mengusung konsep “Bad Angel” yang memicu perdebatan di kalangan netizen.Aksi panggun
Mitos atau Fakta, Pasien Diabetes Tak Boleh Konsumsi Gula
JAKARTA - Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Jumlah penyandang diabetes pada 2024 mencapai 20,4 juta orang dan menempatkan Indonesia di posisi
Apakah Suntik Campak Bikin Demam?
JAKARTA - Apakah suntik campak bikin demam? Kondisi demam setelah vaksin campak termasuk dalam salah satu efek samping.Campak atau measles adalah penyakit infeksi yang amat menular. Apa