Minggu, 19 Apr 2026

internasional

Dituduh Korupsi, Presiden Abdul Fattah al-Sisi Didesak Mundur

merdeka.com
Senin, 23 Sep 2019 11:40
merdeka.com

Ribuan demonstran memadati Lapangan Tahrir Kairo, Mesir, Jumat (20/9) lalu. Mereka mendesak Presiden Abdul Fattah al-Sisi mundur dari jabatannya. Dikabarkan terjadi beberapa penangkapan dan penggunaan gas air mata oleh kepolisian untuk membubarkan massa.

Al Jazeera melaporkan pada Sabtu (21/9), media dilarang meliput kejadian itu.

Pengusaha dan aktor Mesir Mohamed Ali melayangkan tuduhan bahwa al-Sisi telah melakukan korupsi. Melalui video yang diunggah di Twitter pada 2 September lalu, Ali meminta masyarakat untuk turun ke jalan dan menuntut Presiden al-Sisi berhenti menjabat.

"Jika el-Sisi tidak mengumumkan pengunduran dirinya pada Kamis, maka rakyat akan turun ke jalan," kata Ali.

Unggahan video Ali seketika menyebar luas. Bertepatan dengan aksi demo Jumat (20/9) kemarin, Ali kembali mengunggah video baru yang mendorong massa agar tetap kuat dan terus memperjuangkan hak-hak mereka.

"Saya ingin Mesir kembali. Saya merindukan Mesir dan bangsa saya. Semoga Tuhan menguatkan tekad kalian," ujarnya.

Di media sosial Twitter, video aksi demonstran banyak tersebar. Terlihat dalam video tersebut massa menyerukan, "Bangkit, jangan takut, Sisi harus hengkang!"

Menurut Analis Timur Tengah Yehia Ghanem, aksi demo yang terjadi di Mesir adalah momen yang lama dinantikan. Ghanem berpendapat, protes diperlukan untuk menghapus tirani, atau gaya kepemimpinan yang sewenang-wenang.

"Apa yang terjadi di Mesir sekarang adalah gerakan yang sudah lama ditunggu ...untuk membersihkan negara dari tirani," katanya.

Lima tahun sudah al-Sisi memimpin Mesir. Sejak awal berkuasa, langkah-langkah penghematan ekonomi telah diperkenalkan. Hal ini dilakukan untuk membangkitkan kembali perekonomian negara yang jatuh oleh Musim Semi Arab 2011. Penghematan juga diperlukan untuk mengatasi lonjakan angka kemiskinan di Negeri Piramida itu.

Dalam data statistik yang dirilis pada Juli lalu, satu dari tiga masyarakat Mesir hidup dalam kemiskinan.

Sementara itu, laporan Human Rights Watch menunjukkan bahwa sepanjang kepemimpinan al-Sisi periode dua, pasukan keamanan Mesir terus meningkatkan kampanye intimidasi dan kekerasan. Militer Mesir juga kerap melakukan penangkapan sepihak terhadap mereka yang dianggap sebagai lawan politik, hingga para aktivis.

Aksi demo terbilang jarang terjadi di Mesir. Sebab, negara melarang unjuk rasa karena dianggap sebagai bentuk penyampaian aspirasi tidak sah. Aturan ini berlaku sejak 2013, setelah al-Sisi memimpin gerakan militer untuk menggulingkan Mohamed Morsi.

Februari 2011, di Lapangan Tahrir Kairo, tempat massa menggelar aksi demo pada Jumat Lalu, pernah dilakukan aksi serupa. Kala itu, massa turun ke jalan untuk menurunkan Hosni Mubarak dari kedudukannya sebagai presiden.

sumber:merdeka.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.