- Home
- Internasional
- Dua Warga Malaysia Tertangkap Selundupkan 1 Ton Bahan Narkoba ke Australia ABC Australia - detikNews
internasional
Dua Warga Malaysia Tertangkap Selundupkan 1 Ton Bahan Narkoba ke Australia ABC Australia - detikNews
detik.com
Rabu, 18 Sep 2019 15:07
Pada 10 September lalu, dua warga Malaysia ditahan di Sydney oleh petugas Pasukan Perbatasan Australia (ABF) setelah menemukan 1.266 kg bahan kimia ephedrine yang bisa digunakan untuk memproduksi narkoba jenis 'ice' atau shabu-shabu.
Bahan kimia tersebut ditemukan setelah petugas mencurigai adanya keanehan dalam pengiriman furniture dalam sebuah kontainer.
Ketika petugas ABF melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang tersebut, mereka menemukan adanya 127 kotak yang disembunyikan di balik furniture tersebut.
Dan ketika dilakukan pengecekan petugas menemukan 1.266 kg bahan kimia berwarna coklat.
Ketika dilakukan pengetesan di laboratorium, bahan yang ditemukan itu positif sebagai ephedrine, yang digunakan untuk membuat narkoba methamphetamine atau shabu-shabu.
Menurut perkiraan, seluruh bahan ini bisa digunakan untuk membuat satu ton shabu-shabu dengan harga jual sekitar $AUD 750 juta (lebih dari Rp 7,5 triliun).
Dalam penyelidikan lanjutan, pada tanggal 16 September, petugas ABF mengirimkan barang tersebut ke sebuah gudang di kawasan Roseland di Sydney Barat Daya.
Di hari itu juga pria yang datang untuk memeriksa kontainer tersebut ditahan.
Seorang pria berusia 63 tahun yang berada di Australia menggunakan visa turis, dan seorang pria berusia 22 tahun yang memiliki visa pelajar asal Malaysia ditahan oleh petugas.
Hukuman maksimal untuk pelanggaran ini adalah hukuman penjara 25 tahun atau denda Rp 10 miliar atau keduanya.
Keduanya dihadapkan ke Pengadilan Lokal Burwood di Sydney hari Selasa (17/9/2019) dan sesudahnya ditahan untuk dihadapkan lagi ke Pengadilan Pusat Downing 13 November mendatang.
Dalam rilis yang dikeluarkan oleh ABF hari Rabu (18/9/2019), Komandan Regional ABF untuk NSW Danielle Yannopoulos, mereka berhasil mencegah kemungkinan penjualan shabu-shabu sebanyak 10 juta kali.
"Petugas ABF sangat awas dengan berbagai usaha untuk menyembunyikan bahan pembuat narkoba seperti ephedrine, kami akan menemukan mereka apapun cara para kriminal untuk menyembunyikannya," kata Yannopoulos.
"Petugas ABF memiliki ketrampilan, teknologi dan sumber daya untuk menemukan barang-barang seludupan tersebut dan bisa menemukan mereka yang berusaha memasukkannya ke dalam Australia."
sumber: detik.com
Internasional
Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang
Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc
Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha
Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik
Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1
Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia
JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.
SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang
RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa