Rabu, 06 Mei 2026

Internasional

Dubes Filipina untuk PBB Elu-Elukan Nazi di Twitter

Selasa, 04 Okt 2016 11:25
Inquirer
Dubes Filipina untuk PBB, Teddy Locsin Jr.

MANILA – Filipina baru saja menunjuk seorang duta besar untuk ditempatkan di PBB. Dia adalah Teddy Locsin Jr, mantan anggota parlemen dan seorang pembawa acara di televisi.

Meski terbilang baru, Dubes Filipina untuk PBB yang satu ini sudah menunjukkan popularitasnya. Tak lain caranya melalui media sosial. Seperti dilansir Time, Selasa (4/10/2016), salah satu hal yang menjadi perhatian warganet di sini adalah sejumlah kicauannya yang mengelu-elukan Nazi.

"Benar bahwa (apa yang dilakukan Nazi) mengerikan. Tapi mereka memperbaiki Jerman yang bobrok untuk mengulangi agresi 10 kali lebih kuat. Jadi mereka tahu sesuatu lebih dari membunuh kaum Yahudi," cuitnya tertanggal 1 Oktober 2016.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari warganet dengan akun @dqmcn. Memakai nama Emi, pengguna Twitter itu menyebut Teddy menjijikan karena terus-terusan membela rezim politik Jerman yang jelas-jelas melakukan genosida.

"Saya hanya menjelaskan, tidak berusaha membela. Anda juga perlu belajar (sejarah) bahwa negara kami mengundang Hjalmar Schacht, menteri ekonomi Hitler, sebagai penasihat kami pascaperang (dunia berakhir)," balas Teddy.

Jawaban Teddy lalu ditimpali lagi oleh Danny Ching, "lihat ke mana dia (Hjalmar Schacht) membawa (negara) kita." Kata-kata Danny merujuk kepada situasi dalam negerinya yang brutal dan marak pembunuhan.

Namun diplomat yang juga berprofesi sebagai pengacara itu tidak kehilangan akal. Dia menanggapi lagi, "itu (kedatangan menteri ekonomi Hitler) membuat kita memiliki Bank Sentral terbaik. Bank kita anti-inflasi, tidak punya hutang di luar negeri. Kemudian (Presiden Filipina, Ferdinand) Marcos menghapuskan batas hutang. Nazi benci inflasi."

Perang siber tersebut terus berlanjut. Teddy tidak hanya menepis semua sanggahan dari para warganet, tetapi juga sering mengomentari berita-berita di media asing sambil mengagung-agungkan kecerdikan partai politik pimpinan Adolf Hitler tersebut.

Namun begitu, hingga saat ini belum diketahui apakah akun bernama sama dengan Dubes Filipina untuk PBB itu kredibel. Sebab sejauh ini, Twitter belum memberikan tanda centang biru yang berarti akun orang ternama itu sudah diverifikasi keasliannya.

Sebelumnya, Presiden Duterte juga pernah melontarkan pernyataan yang mengesankan kekaguman terhadap Nazi. Dia mengaku akan dengan senang hati membantai tiga juta pecandu narkoba, sama seperti yang dilakukan Hitler pada tiga juta kaum Yahudi. (Okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.