Jumat, 24 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Gadis Malaysia Bunuh Diri Usai Bikin Polling Akhiri Hidup di Medsos

Internasional

Gadis Malaysia Bunuh Diri Usai Bikin Polling Akhiri Hidup di Medsos

Rabu, 15 Mei 2019 16:21
Detik.com
KUALA LUMPUR  - Seorang gadis di Malaysia dilaporkan bunuh diri setelah meminta followernya di media sosial untuk menentukan apakah dia harus mengakhiri hidupnya atau tidak. Pejabat tinggi dan sejumlah anggota parlemen Malaysia menyerukan agar laporan ini diselidiki lebih lanjut oleh penegak hukum setempat.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (15/5/2019), Kepolisian Sarawak menyebut bahwa remaja putri berusia 16 tahun yang tidak disebut namanya itu, membuka polling via akun Instagram miliknya dengan pertanyaan berbunyi: "Sangat Penting, Bantu Saya Memilih D/L."

Menurut polisi, polling tersebut dibuka beberapa jam sebelum remaja itu melompat dari atap sebuah gedung pada 13 Mei waktu setempat.

"Menurut salah satu teman dekat korban, bagian 'D/L' berarti 'Death/Life'," ujar kepala kepolisian distrik setempat, Aidil Bolhassan, seperti dikutip surat kabar lokal, The Borneo Post.

Polling via Instagram itu, sebut Aidil, menunjukkan 69 persen follower remaja tersebut memiliki 'D' atau 'Death'.

Ramkarpal Singh, seorang pengacara dan anggota parlemen Malaysia, menyatakan bahwa mereka yang memilih opsi 'Death' pada polling remaja tersebut bisa dijerat pasal bersekongkol mendorong aksi bunuh diri. Ramkarpal menyerukan otoritas Malaysia untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh.

"Akankah remaja itu masih hidup saat ini jika mayoritas netizen pada akun Instagramnya tidak mendorongnya untuk mengakhiri hidupnya?" ucap Ramkarpal dalam pernyataannya.

"Akahkah dia menjalankan saran netizen untuk mencari bantuan profesional jika mereka melakukan demikian?" imbuhnya.

Di bawah aturan hukum Malaysia, setiap orang yang dinyatakan bersalah telah bersekongkol atau membantu aksi bunuh diri anak di bawah umur bisa terancam hukuman mati atau hukuman maksimum 20 tahun penjara.

Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, juga turut menyerukan penyelidikan menyeluruh terhadap kasus tersebut. Syed Saddiq menyebut bahwa meningkatnya angka bunuh diri dan masalah kesehatan mental di kalangan muda perlu ditangani secara serius.

"Sangat disayangkan bahwa seorang anak muda pergi seperti ini," ucapnya.

Belum ada tanggapan dari pihak Instagram terkait kasus ini.



Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 21:18

    Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri

    SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:15

    Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya

    JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:09

    Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya

    BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:05

    Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter

    BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer

  • Kamis, 23 Apr 2026 21:03

    Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS

    JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.