- Home
- Internasional
- Hamas Berupaya Keras Hentikan Perang Secara Permanen Sebagai Respons Resolusi Gencatan Senjata Gaza yang Disahkan PBB
Hamas Berupaya Keras Hentikan Perang Secara Permanen Sebagai Respons Resolusi Gencatan Senjata Gaza yang Disahkan PBB
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 13 Jun 2024 05:44
GAZA-Hamas mengatakan pihaknya telah menyampaikan tanggapannya terhadap rencana gencatan senjata di Gaza yang diusung Amerika Serikat (AS).Seorang pejabat senior Hamas mengatakan kepada BBC bahwa mereka masih memerlukan komitmen Israel untuk melakukan gencatan senjata permanen.
Dalam sebuah pernyataan, Hamas dan sekutu Jihad Islam Palestina (PIJ), menyatakan kesiapan untuk secara positif mencapai kesepakatan.Rencana gencatan senjata yang diusulkan, yang disetujui oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Senin (10/6/2024) malam, menyerukan gencatan senjata enam minggu yang pada akhirnya akan menjadi permanen.
Qatar dan Mesir, yang bersama AS menjadi penengah perundingan antara Israel dan Hamas, telah membenarkan bahwa kelompok Palestina telah menyampaikan jawabannya.
Dalam pernyataannya pada Selasa (11/6/2024) malam, Hamas menyerukan penghentian total pertempuran di Gaza. “Tanggapan ini memprioritaskan kepentingan rakyat Palestina dan menekankan perlunya penghentian total agresi yang sedang berlangsung di Gaza,” kata Hamas dan PIJ.
Kelompok tersebut menambahkan bahwa mereka siap untuk terlibat secara positif untuk mencapai kesepakatan yang mengakhiri perang ini.Juru bicara keamanan nasional Gedung Putih John Kirby mengatakan sangat membantu bahwa Hamas telah memberikan tanggapan dan para pejabat AS sedang mengevaluasi permintaan kelompok tersebut.
Sebelumnya pada Selasa (11/6/2024), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu telah menegaskan kembali komitmennya terhadap rencana gencatan senjata Gaza dan dunia sedang menunggu tanggapan Hamas.
Proposal yang diajukan oleh Presiden Biden bulan lalu melibatkan gencatan senjata awal selama enam minggu, dengan Hamas membebaskan beberapa sandera sebagai ganti Israel membebaskan tahanan Palestina dalam jumlah yang tidak ditentukan.
Tahap kedua adalah sisa sandera yang dibebaskan oleh Hamas dan penarikan total pasukan Israel dari Gaza sebagai bagian dari gencatan senjata “permanen”, namun gencatan senjata tersebut masih harus dinegosiasikan.
Lalu fase ketiga akan menandai dimulainya rencana rekonstruksi besar-besaran multi-tahun untuk Gaza, dan sisa-sisa sandera terakhir yang masih berada di Gaza akan dikembalikan ke Israel.
Sumber: okezone.com
#Gaza Gencatan SenjataPerang Hamas-Israel
Tank-Tank Israel Bergerak Lebih Jauh ke Kota Rafah, Serangan Udara Tewaskan 8 Warga Palestina di Pusat Bantuan Gaza
GAZA -Delapan warga Palestina tewas pada Minggu (23/6/2024) dalam serangan udara Israel terhadap sebuah sekolah pelatihan di dekat Kota Gaza yang digunakan untuk mendistribusikan bantuan. Serangan ini
Kelaparan Landa Gaza Utara, Warga Bertahan Hidup Hanya dengan Roti
KAIRO-Di bagian utara Jalur Gaza, tempat warga Palestina paling terdampak kelaparan, warga mengatakan kekurangan sayur-sayuran, buah-buahan, dan daging membuat mereka bertahan hidup hanya dengan
Marah Besar, Hizbullah Tembakkan 250 Roket Usai Israel Bunuh Komandan Tertinggi dan 3 Pejuang
LEBANON-Hizbullah menembakkan roket terbanyak yang diluncurkannya ke Israel dalam satu hari sejak permusuhan lintas batas pecah delapan bulan lalu. Serangan ini sebagai balasan atas serangan Israel ya
Israel Lancarkan Operasi Militer Baru di Gaza Tengah, Ambil Kendali Kamp Pengungsi Bureij dan Kota Deir al-Balah
ISRAEL-Militer Israel mengatakan mereka telah mengambil kendali operasional atas wilayah timur kamp pengungsi Bureij dan kota Deir al-Balah di Gaza tengah, ketika puluhan warga Palestina dilaporkan te
2 Remaja Palestina Tewas Akibat Tembakan Israel di Tepi Barat yang Diduduki
TEPI BARAT-Kementerian Kesehatan Palestina pada Minggu (2/6/2024) mengatakan dua remaja Palestina tewas akibat tembakan Israel di Tepi Barat yang diduduki.Militer Israel tidak mengkonfirmasi kematian