- Home
- Internasional
- Israel Hancurkan Rumah, Palestina Batalkan Berbagai Kesepakatan
Internasional
Israel Hancurkan Rumah, Palestina Batalkan Berbagai Kesepakatan
Sabtu, 27 Jul 2019 08:49
Pernyataannya dikeluarkan setelah dilakukannya pertemuan darurat karena Israel menghancurkan rumah-rumah Palestina yang dianggap didirikan secara ilegal di daerah pendudukan di Tepi Barat.
Berbagai persetujuan yang ditandatangani dalam 25 tahun terakhir tersebut terkait dengan berbagai masalah, termasuk kerja sama pertahanan.
Israel masih belum merespons pernyataan ini.
Abbas mengatakan sebuah komite akan dibentuk untuk meninjau penerapan keputusan tersebut.
Ketegangan di antara Israel dan Palestina meningkat dalam beberapa hari terakhir setelah dihancurkannya sejumlah rumah di Wadi Hummus, daerah Sur Baher yang dianggap Mahkamah Agung Israel didirikan terlalu dekat dengan perbatasan di Tepi Barat.
Sejumlah pihak memprotes aksi Israel menghancurkan rumah-rumah yang menyebabkan 17 orang kehilangan tempat tinggal.
Abbas memandang Israel bertanggung jawab atas kejadian terakhir, dengan menuduh Israel yang lebih dulu melanggar kesepakatan.
"Terkait dengan terus berlanjutnya tindakan otorita pendudukan (Israel) yang melanggar semua kesepakatan yang telah ditandatangani dan kewajibannnya, kami mengumumkan keputusan kepemimpinan untuk berhenti bertindak sesuai dengan persetujuan yang telah ditandatangani dengan pihak Israel," katanya seperti dikutip kantor berita resmi Palestina, Wafa.
Tidak jelas apa arti keputusan tersebut pada prakteknya atau apakah hal ini berlaku pada pengakuan Palestina atas Israel sendiri, yang dipandang sebagai inti kesepakatan damai Oslo 1993, yang menjadi dasar pemerintahan Palestina di daerah pendudukan Tepi Barat, Jerusalem Timur dan Jalur Gaza.
Abbas sebelumnya sudah pernah mengancam untuk membatalkan kesepakatan dengan Israel, tetapi hal ini tidak pernah diterapkan.
Di masa lalu Israel sudah memperingatkan bahwa menghapus kesepakatan dapat menyebabkan hancurnya Otorita Palestina, pemerintahan de facto Palestina.
(detik.com)
Internasional
PWI Pusat Serahkan Uang Duka kepada Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
Pekanbaru-Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyerahkan uang duka cita kepada keluarga almarhum Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, sebagai bentuk kepedulian dan pengho
Dasco Pimpin Langsung Raker Bersama Pemerintah Bahas RUU PPRT
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memimpin secara langsung rapat kerja (Raker) yang digelar Badan Legislasi (Baleg) DPR, bersama pemerintah dalam rangka membahas rancangan Undang-
DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang
JAKARTA â€" Wacana penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan peran Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mencuat di tengah dinamika kebijakan publik nasional. Program tersebut dinilai perlu di
Longsor TPST Bantargebang Tewaskan 7 Orang, Eks Kadis LH DKI Ditetapkan Tersangka
JAKARTA â€" Aparat penegak hukum lingkungan menetapkan mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, berinisial AK sebagai tersangka dalam perkara pengelolaan TPST Bantargebang.Insid
Bahlil Ancam Rumahkan ASN yang Hambat Investasi Sektor Energi
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat realisasi investasi di sektor energi. Ia bahkan mengancam akan 'merumahkan