Sabtu, 18 Apr 2026

Italia Gabung AS Pantau Militer Rusia dari Udara

Selasa, 18 Agu 2015 09:24
Sputnik
AS dan Italia akan melakukan penerbangan observasi terhadap Rusia

MOSKOW-Amerika Serikat (AS) dan Italia dilaporkan akan melakukan penerbangan observasi terhadap Rusia. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Nasional Kementerian Pertahanan Rusia untuk Pengurangan Risiko Nuklir, Sergey Ryzhkov.

Menurutnya, observasi ini bentuk implementasi dari perjanjian internasional Open Skies. Ryzhkov menambahkan, observasi ini akan dilakukan oleh kedua negara mulai 17 - 22 Agustus 2015. Observasi akan mencakup seluruh wilayah Rusia, termasuk perkembangan militernya.

"Dari 17 sampai 22 Agustus, dalam rangka perjanjian internasional Open Skies, misi gabungan dari AS dan Italia akan melakukan penerbangan observasi atas wilayah Federasi Rusia dengan menggunakan pesawat observasi Amerika OC-135B, yang bertolak dari Bandara di Novosibirsk, Rusia," ujar Ryzhkov, seperti diberitakan Sputnik, Selasa (18/8/2015).

Pesawat yang akan digunakan AS dan Italia tidak diperkenankan untuk membawa senjata jenis apapun. Barang-barang yang boleh dibawa hanyalah peralatan pengamatan, seperti kamera, dan barang-barang itu juga harus menjalani serangkaian pemeriksaan terlebih dahulu sebelum dapat digunakan.

"Semua barang yang dibawa dalam pesawat itu, termasuk kamera pengintai udara telah lulus sertifikasi internasional, dimana Rusia juga terlibat dalam pemeriksaan itu. Salah satu syarat sertifikasi adalah menghilangkan kemungkinan menggunakan sarana teknis yang dilarang oleh perjanjian," lanjutnya.

Perjanjian Open Skies sendiri sejatinya bukanlah sebuah perjanjian baru. Perjanjian ini sudah disepakati sejak 1992, dan menjadi salah satu alat untuk membangun kepercayaan antar negara-negara di Eropa pasca perang dingin.

Perjanjian yang diikuti oleh 34 negara itu, didominasi oleh negara-negara anggota NATO, yang memungkinkan negara-negara tersebut secara terbuka mengumpulkan informasi tentang kekuatan dan kegiatan militer dari masing-masing negara anggota perjanjian. Observasi yang dilakukan oleh Rusia dan negara anggota NATO biasanya diadakan secara timbal balik.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.