- Home
- Internasional
- Kala JK Kepincut Pengelolaan Sungai di Argentina
Internasional
Kala JK Kepincut Pengelolaan Sungai di Argentina
Selasa, 04 Des 2018 10:26
"Kau jalan-jalanlah, lihat bagaimana sungai di sini bersih, bagaimana di Jakarta nanti," kata JK usai bersantap siang di sebuah restoran dekat hotel tempatnya menginap di Buenos Aires, Argentina, Kamis (29/11/2018).
Di depan restoran tersebut ada sungai yang mengalir dan menambah keindahan kota. Bangunan-bangunan menghadap sungai yang nyaris tak terlihat sampah mengambang.
Sungai itu bernama Rio de la Plata yang juga jadi ikon Kota Buenos Aires. Ada kapal-kapal disandarkan di sisi sungai sehingga tampilannya makin cantik untuk dipandang atau di-posting ke media sosial.
JK berharap sungai-sungai di Ibukota Indonesia, Jakarta, juga bisa diubah menjadi seperti di Buenos Aires. Sehingga tak ada salahnya mencari tahu bagaimana pemerintah dan masyarakat Buenos Aires menjaga sungai kebanggaan mereka.
Salah seorang pihak manajemen restoran Rodizio, Karina Cardaci, bercerita tentang bagaimana masyarakat menjaga sungai. Menurut Karina, masyarakat sangat bangga dengan sungai Rio de la Plata.
"Sungai ini memang didedikasikan untuk wisata. Sehingga limbah-limbah rumah tangga ataupun apartemen atau restoran tidak dialirkan ke sungai itu," kata Karina.
Sebagai Wapres, JK juga merupakan Ketua Tim Koordinasi Pariwisata Lintas Sektor. JK yang dalam kunjungan kerja itu didampingi MenPANRB Syafruddin dan Menkominfo Rudiantara berkesempatan meninjau pengelolaan wisata sungai di Tigre yang tak terlalu jauh dari pusat kota Buenos Aires pada Minggu (2/12) siang waktu setempat.
Di Tigre, wisatawan bisa menyewa beragam kapal tergantung kocek yang ada. Mulai dari yang paling sederhana, sampai yang menyediakan restoran di dalamnya.
Sekali perjalanan memutari aliran Sungai Rio Sarmiento membutuhkan waktu sekitar satu jam. Pengunjung akan disuguhi pemandangan permukiman penduduk hingga penginapan yang letaknya di tepi sungai.
Baik permukiman ataupun penginapan, semuanya menghadap arah sungai. Tak heran jika masyarakat betul-betul peduli dengan kebersihan sungai.
Warna air sungai itu memang cokelat karena bersentuhan langsung dengan tanah. Tapi dengan bersihnya sungai, tetap saja sedap dipandang.
Ekosistem sungai tampak natural dan subur sejauh mata memandang. Meski rumah boleh dibangun dekat sungai, tapi tetap saja ada jarak sehingga bantaran sungai tetap terjaga.
Ada rumah dari Presiden ke-7 Argentina, Dominggo Sarmiento yang dijaga keutuhannya di tepi sungai tersebut. Rumah berkelir kuning itu diberi lapisan kaca.
Pemandu wisata bercerita, Sarmiento adalah sosok yang punya mimpi membuat 'Venesia' di Argentina. Meski jadinya bukan kanal seperti Venesia di Italia, namun mimpi Sarmiento itu agaknya tetap bisa menghidupkan pariwisata di Buenos Aires.
Kunci keindahan Sungai Rio Sarmiento terletak pada kesadaran masyarakat. Mereka menjadikan sungai sebagai 'ruang tamu' alih-alih 'kebun belakang'.
Perlu ada perubahan kebiasaan masyarakat jika Jakarta dengan Sungai Ciliwung-nya ingin seperti ini. Menkominfo Rudiantara membenarkan kalau salah satu cara mengubah kebiasaan bisa saja lewat media sosial.
Pendapatan Negara di Riau Tumbuh 12,69 Persen, APBN Masih Surplus Rp 463 Miliar
PEKANBARU - Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Provinsi Riau hingga akhir Mei 2026 menunjukkan hasil yang positif. Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi harg
Beredar Info Tim KPK Geledah Rumah dan Periksa Sekda Kuansing
Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan tengah sedang melakukam pemeriksaan sekaligus penggeledahan di rumah dinas Sekda Kuansing, Zulkarnain, Senin (29/2026. Informasi lain menyebutkan Bupa
Bahlil: RI Butuh 4 Juta KL Etanol Buat Program E20
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan soal kebutuhan etanol untuk menghadirkan BBM E20 tembus 4 juta kilo liter per tahun. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (
Seskab Teddy Sebut 30 Persen Peserta Magang Nasional 2025 Langsung Diterima Kerja
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sebanyak 30 persen peserta Program Magang Nasional 2025 langsung diterima bekerja setelah menyelesaikan masa magang selama enam
Prabowo Beberkan Kunci Negara Maju: Berani Akui Kekurangan dan Fokus Cari Solusi
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa keberhasilan sebuah negara bukan ditentukan oleh kemampuannya menghindari persoalan, melainkan oleh keberaniannya menghadapi dan menyelesa